Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
JEBOLNYA tanggul Sungai Babon tidak hanya menimbulkan banjir bandang di Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, tetapi juga mengakibatkan banjir hingga mencapai 0,5-1 meter di Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Akibatnya, ratusan warga terpaksa dievakuasi.
Pemantauan Media Indonesia Sabtu (7/1), petugas dari kepolisian, TNI, Tim SAR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta relawan Demak menggunakan beberapa perahu karet terus bergerak melakukan evakuasi terhadap ratusan warga Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.
Tanggul Sungai Babon kembali jebol mengakibatkan banjir merendam desa itu setinggi 0,5-1 meter, bahkan curah hujan yang masih tinggi di daerah hulu di Kabupaten Semarang berpotensi mengakibatkan banjir semakin meningkat.
"Tadi ada tiga warga dilarikan ke RSUD Wongso Negoro Semarang dan Puskesmas Mranggen karena sakit," kata Kepala Polres Demak Ajun Komisaris Besar Budi Adhy Buono saat dimintai konfirmasi.
Selain mengevakuasi ratusan warga ke daerah aman akibat banjir tersebut, lanjut Budi, kepolisian bersama tim gabungan juga telah
mendirikan dapur umum dan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga.
Baca juga: Banjir Meteseh Semarang, BPBD Jateng Turunkan Dua Tim Evakuasi
"Kita juga patroli menjaga rumah warga yang ditinggalkan," imbuhnya.
Banjir melanda Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak ini, kata dia, terjadi karena tanggul Sungai Babon jebol. Sehingga untuk mengantisipasi ketinggian air semakin naik karena intensitas hujan masih tinggi, mereka pun mengevakuasi ratusan warga.
Sementara itu, warga yang berada di daerah aliran sungai (DAS) Babon seperti Genuk dan Sayung juga mengaku terus waspada, karena saat ini ketinggian air sungai telah menyentuh bibir tanggul.
"Kami siaga karena ketinggian air sungai telah menyentuh bibir tanggul, kita khawatir ada tanggul jebol seperti daerah atas," ujar Poniman, 50, warga Genuk, Kota Semarang.
Hal itu juga diungkapkan Solichin, 45, warga Banjardowo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, lainnya yang khawatir banjir bandang terjadi seperti beberapa tahun lalu.
"Kita giatkan patroli sekitar tanggul agar dapat diantisipasi sedini mungkin," imbuhnya. (OL-16)
Menurut BPBD, korban meninggal dunia merupakan warga Pacitan yang tertimpa reruntuhan dinding saat gempa terjadi.
Ada dua fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan, yaitu Sekolah Dasar (SD) Jetis dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Jetis, dengan kerusakan cukup berat.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat.
BPBD Kudus mengatakan longsor terjadi di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog tersebut karena intensitas hujan yang sangat lebat.
Cuaca ekstrem tersebut memicu setidaknya 14 kejadian bencana tersebar di 15 kecamatan, mulai dari pohon tumbang, kerusakan rumah warga, hingga gangguan fasilitas umum.
13 keluarga yang berada di Dukuh Tambaksari, Desa Bedono, Sayung, Demak saat ini harus hidup di atas rumah panggung karena rob sudah menjadi langganan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah memerintahkan sekolah untuk mengembalikan uang yang sudah ditarik dari orangtua siswa serta dilarang mengulangi perbuatan tersebut.
Sekolah juga diperintahkan untuk segera mengembalikan seluruh uang yang telah ditarik dari orang tua siswa
Fokus utama penanganan banjir ini dengan mendirikan dapur umum dan posko kesehatan untuk memastikan warga tidak kelaparan dan faskes bisa diakses
Lewat program PLN Peduli, PLN menanam 72.400 mangrove di pesisir Semarang dan Demak untuk tanggulangi abrasi, dukung ketahanan pangan, dan wujudkan Net Zero Emissions.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved