Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
JEBOLNYA tanggul Sungai Babon tidak hanya menimbulkan banjir bandang di Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, tetapi juga mengakibatkan banjir hingga mencapai 0,5-1 meter di Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Akibatnya, ratusan warga terpaksa dievakuasi.
Pemantauan Media Indonesia Sabtu (7/1), petugas dari kepolisian, TNI, Tim SAR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta relawan Demak menggunakan beberapa perahu karet terus bergerak melakukan evakuasi terhadap ratusan warga Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.
Tanggul Sungai Babon kembali jebol mengakibatkan banjir merendam desa itu setinggi 0,5-1 meter, bahkan curah hujan yang masih tinggi di daerah hulu di Kabupaten Semarang berpotensi mengakibatkan banjir semakin meningkat.
"Tadi ada tiga warga dilarikan ke RSUD Wongso Negoro Semarang dan Puskesmas Mranggen karena sakit," kata Kepala Polres Demak Ajun Komisaris Besar Budi Adhy Buono saat dimintai konfirmasi.
Selain mengevakuasi ratusan warga ke daerah aman akibat banjir tersebut, lanjut Budi, kepolisian bersama tim gabungan juga telah
mendirikan dapur umum dan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga.
Baca juga: Banjir Meteseh Semarang, BPBD Jateng Turunkan Dua Tim Evakuasi
"Kita juga patroli menjaga rumah warga yang ditinggalkan," imbuhnya.
Banjir melanda Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak ini, kata dia, terjadi karena tanggul Sungai Babon jebol. Sehingga untuk mengantisipasi ketinggian air semakin naik karena intensitas hujan masih tinggi, mereka pun mengevakuasi ratusan warga.
Sementara itu, warga yang berada di daerah aliran sungai (DAS) Babon seperti Genuk dan Sayung juga mengaku terus waspada, karena saat ini ketinggian air sungai telah menyentuh bibir tanggul.
"Kami siaga karena ketinggian air sungai telah menyentuh bibir tanggul, kita khawatir ada tanggul jebol seperti daerah atas," ujar Poniman, 50, warga Genuk, Kota Semarang.
Hal itu juga diungkapkan Solichin, 45, warga Banjardowo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, lainnya yang khawatir banjir bandang terjadi seperti beberapa tahun lalu.
"Kita giatkan patroli sekitar tanggul agar dapat diantisipasi sedini mungkin," imbuhnya. (OL-16)
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat melakukan mitigasi mandiri.
Banjir bandang dan longsor di Ngawen, Gunungkidul mengakibatkan belasan rumah rusak, kendaraan terseret air, dan akses jalan terputus. Cek detail kerugiannya.
Tembok SMPN 182 Jakarta sepanjang 65 meter roboh diduga akibat tanah urukan labil. BPBD DKI memastikan tak ada korban amun drainase sekolah tersumbat total.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Agam (BPBD) menyatakan dua jembatan darurat di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, hanyut terbawa banjir.
Menurut BPBD, korban meninggal dunia merupakan warga Pacitan yang tertimpa reruntuhan dinding saat gempa terjadi.
Ada dua fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan, yaitu Sekolah Dasar (SD) Jetis dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Jetis, dengan kerusakan cukup berat.
Fathan berharap masyarakat Demak di perantauan dapat meningkatkan anjangsana sebagai wujud silaturahmi dan membangun Demak menjadi lebih maju.
Jebolnya tanggul Sungai Cabean B1 di Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menyebabkan ratusan rumah warga terdampak banjir.
13 keluarga yang berada di Dukuh Tambaksari, Desa Bedono, Sayung, Demak saat ini harus hidup di atas rumah panggung karena rob sudah menjadi langganan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah memerintahkan sekolah untuk mengembalikan uang yang sudah ditarik dari orangtua siswa serta dilarang mengulangi perbuatan tersebut.
Sekolah juga diperintahkan untuk segera mengembalikan seluruh uang yang telah ditarik dari orang tua siswa
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved