Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA minyak goreng curah sejak tiga pekan terakhir di kawasan Provinsi Aceh naik. Hal yang tidak menguntungkan itu telah meresahkan warga dan pedagang kecil.
Tidak diketahui secara jelas mengapa harga bahan pokok itu meningkat. Apakah karena peningkatan biaya produksi, tinggi harga bahan baku atau karena ada permainan pelaku pasar.
Amatan Media Indonesia, di Kabupaten Pidie, Senin (2/1/2023) misalnya, harga minyak goreng curah eceran (jumlah kecil) berkisar Rp15.000-16.000/kg (kilogram). Harga tersebut lebih mahal dari sebelumnya berkisar Rp 13.500-14.000/kg.
Lalu harga dalam partai besar berkisar Rp 14.500-Rp15.000/kg. Padahal sebelumnya harga jumlah grosir itu berkisar 13.000-14.000/kg.
Mauluddin, penjual jajanan gorengan di Kota Sigli, Kabupaten Pidie, mengatakan, naiknya harga minyak goreng itu sangat mempengaruhi terhadap usaha pedagang kecil. Pasalnya mereka harus mengeluarkan modal lebih banyak, sedangkan harga barang jualan tetap seperti biasa.
Belum lagi harga berbagai bahan pokok lain yang juga merangkak. Itu sebabnya sangat mempengaruhi perekonomian mereka.
"Harga minyak goreng naik, lalu ada bagan lain seperti bawang dan tepung yang tidak stabil. Sedangkan harga bahan gorengan masi Rp 1.000/per potong," tutur Mauluddin.
Kondisi serupa juga terjadi di Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Pidie Jaya, Bireuen, Lhokseumawe, dan Kabupaten Aceh Utara. (OL-13)
Baca Juga: Mantan Dirjen Kemendag Jelaskan Penyebab Kelangkaan Minyak ...
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Keterisolasian ini memaksa harga durian di tingkat petani terjun bebas. Durian ukuran sedang yang biasanya dihargai Rp8.000 per buah, kini hanya bernilai Rp2.500 per buah.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
Menariknya di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh sekarang lahir ide baru dan patut diacungkan jempol. Ini bisa jadi inovasi untuk menyikapi dunia pendidikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved