Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA minyak goreng curah sejak tiga pekan terakhir di kawasan Provinsi Aceh naik. Hal yang tidak menguntungkan itu telah meresahkan warga dan pedagang kecil.
Tidak diketahui secara jelas mengapa harga bahan pokok itu meningkat. Apakah karena peningkatan biaya produksi, tinggi harga bahan baku atau karena ada permainan pelaku pasar.
Amatan Media Indonesia, di Kabupaten Pidie, Senin (2/1/2023) misalnya, harga minyak goreng curah eceran (jumlah kecil) berkisar Rp15.000-16.000/kg (kilogram). Harga tersebut lebih mahal dari sebelumnya berkisar Rp 13.500-14.000/kg.
Lalu harga dalam partai besar berkisar Rp 14.500-Rp15.000/kg. Padahal sebelumnya harga jumlah grosir itu berkisar 13.000-14.000/kg.
Mauluddin, penjual jajanan gorengan di Kota Sigli, Kabupaten Pidie, mengatakan, naiknya harga minyak goreng itu sangat mempengaruhi terhadap usaha pedagang kecil. Pasalnya mereka harus mengeluarkan modal lebih banyak, sedangkan harga barang jualan tetap seperti biasa.
Belum lagi harga berbagai bahan pokok lain yang juga merangkak. Itu sebabnya sangat mempengaruhi perekonomian mereka.
"Harga minyak goreng naik, lalu ada bagan lain seperti bawang dan tepung yang tidak stabil. Sedangkan harga bahan gorengan masi Rp 1.000/per potong," tutur Mauluddin.
Kondisi serupa juga terjadi di Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Pidie Jaya, Bireuen, Lhokseumawe, dan Kabupaten Aceh Utara. (OL-13)
Baca Juga: Mantan Dirjen Kemendag Jelaskan Penyebab Kelangkaan Minyak ...
Rapat konsolidasi membahas klaster infrastruktur, mencakup jalan, jembatan permanen, jembatan bailey, serta infrastruktur sungai seperti irigasi, daerah aliran sungai hingga sumur bor.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Data sementara posko darurat Aceh mencatat 56.652 hektare sawah di 18 kabupaten dan kota rusak akibat banjir bandang dan longsor akhir November 2025.
Proyek percontohan pertama untuk memobilisasi sumber pembiayaan baru ke dalam sistem taman nasional, dilakukan di Taman Nasional Way Kambas, Provinsi Lampung, Sumatra
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved