Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem masih akan terjadi di sejumlah daerah di Jawa Tengah. Ancaman bencana hidrometeorologi masih tinggi membuat warga dan petugas tetap waspada terutama di wilayah langganan banjir dan rawan longsor.
Cuaca ekstrem hujan ringan hingga deras disertai angin kencang dan petir masih terjadi di sejumlah daerah di Jawa Tengah yakni Kebumen, Klaten, Wonogiri, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Kajen, Slawi, Surakarta, Salatiga, Ambarawa. Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Karanganyar, Sragen, Blora, Grobogan, Temanggung, Magelang, Bumiayu, dan Majenang.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi
Ahmad Yani Semarang, kembali memperingatkan warga di beberapa daerah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor dan angin ribut untuk tetap waspada karena cuaca ekstrem masih akan terjadi dalam beberapa hari ini.
"Meskipun pagi berawan, tetapi siang dan malam hari hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai angin kencang serta petir masih akan terjadi terutama di daerah pegunungan," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Sutikno, Selasa (7/12).
Kondisi tersebut dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi, lanjut Sutikno, sehingga warga di beberapa daerah rawan bencana untuk tetap mewaspadai seperti di daerah sebagian Solo Raya, sebagian Pesisir Selatan dan sebagian Jateng Timur dan sekitarnya.
Kepala BPBD Kabupaten Demak Muhammad Agus Nugroho Luhur Pambudi mengatakan daerah ini merupakan hilir belasan sungai yang berhulu di berbagai daerah, sehingga setiap terjadi hujan lebat daerah di hulu maka ancaman banjir cukup tinggi.
Kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini lanjut Agus Nugroho, menjadikan warga bersama petugas terkait selalu bersiaga dan waspada terutama banjir akibat sungai meluap atau tanggul jebol. "Kita lakukan pemantauan dan patroli terhadap tanggul, karena banjir di sini tidak hanya akibat curah hujan tetapi juga rob," imbuhnya.
Kepala BPBD Kota Pekalongan Dimas Arga Yudha secara terpisah juga mengungkapkan hal serupa, banjir terjadi di daerah ini selain dipengaruhi cuaca buruk di daerah hulu (Kabupaten Pekalongan) juga banjir akibat air laut pasang. "Seperti banjir kemarin terjadi karena meluapnya sungai yakni Loji dan Meduri," katanya.
Mengingat masih tingginya curah hujan terutama di daerah hulu, ungkap Dimas Arga Yudha, maka kewaspadaan terus ditingkatkan dan petugas disiagakan terutama di wilayah banjir dengan patroli tanggul dan menyiapkan seluruh sarana termasuk perahu karet, tempat pengungsi hingga logistik menghadapi bencana. (OL-15)
MENYUSUL potensi cuaca ekstrem dan banjir Bekasi yang berisiko mengganggu keamanan dan keselamatan warga sekolah, siswa ditetapkan untuk lakukan pembelajaran daring.
BENCANA hidrometeorologi kembali melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 31 desa yang tersebar di 13 kecamatan dilaporkan terdampak banjir Bekasi dan tanah longsor.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah.
OMC menjadi salah satu langkah mitigasi nonstruktural Pemprov DKI untuk mengurangi potensi hujan ekstrem yang dapat memicu banjir dan genangan, terutama di wilayah padat dan rawan.
BMKG memberikan peringatan dini cuaca berupa potensi cuaca ekstrem hingga akhir Januari 2026 mendatang. Dalam prakiraan cuaca BMKG dijabarkan analisis mengenai pemicu cuaca ekstrem.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlangsung selama sepekan ke depan, mulai 22 hingga 28 Januari 2026.
Cuaca ekstrem kembali merata berpotensi di 33 daerah di Jawa Tengah Jumat (23/1), selain masih ada air laut pasang (rob), gelombang tinggi.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
BENCANA angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Rabu (21/1/2026) sore. Insiden ini mengakibatkan kerusakan parah.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved