Jumat 02 Desember 2022, 16:30 WIB

Atasi Kemiskinan Ekstrem, PT Djarum Bedah 5 Rumah di Kabupaten Rembang

mediaindonesia.com | Nusantara
Atasi Kemiskinan Ekstrem, PT Djarum Bedah 5 Rumah di Kabupaten Rembang

Dok. Megapro
Deputi GM Corporate Communications PT Djarum Achmad Budiharto (kanan) secara simbolis menyerahkan rumah yang telah direnovasi.

 

PT Djarum melanjutkan program rumah sederhana layak huni (RSLH) dengan merenovasi lima rumah keluarga tidak mampu yang berada di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Sebelumnya, PT Djarum juga telah menyelesaikan program RSLH dengan memperbaiki 20 rumah, yaitu 10 rumah di Kabupaten Pemalang pada Maret 2022, dan 10 rumah di Kudus pada November 2022. 

Menurut Staf Ahli Bupati Rembang Akhir Budi Asmara tahun ini Kabupaten Rembang termasuk dalam daerah prioritas pengentasan kemiskinan. Pasalnya, pandemi covid-19 yang sudah berjalan sejak dua tahun terakhir praktis membuat banyak keluarga kehilangan pekerjaan dan sulit mempertahankan kehidupan yang layak. 
"Kegiatan penanggulangan kemiskinan dari pihak-pihak swasta, seperti Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) yang digagas PT Djarum ini sangat membantu pemerintah. Ini langkah partisipatif yang membuat permasalahan kemiskinan masyarakat semakin cepat berkurang," kata Akhir Budi Asmara di sela-sela acara serah terima secara simbolis rumah sederhana layak huni, Jumat (2/12).

RSLH merupakan program kolaboratif PT Djarum dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah. Program ini sebagai bentuk nyata atas Penanggulangan Kemiskinan Esktrem (PKE) yang digagas Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada 2021, dan dijalankan oleh Kemenko Bidang Perekonomian. Selain bertujuan mengentaskan kemiskinan, RSLH juga menjadi komitmen bersama dalam upaya menaikkan taraf hidup masyarakat. 

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah Agus Suranta mengatakan program ini bertujuan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu, sehingga dapat memiliki kualitas hidup yang lebih sehat. "Keterlibatan PT Djarum sebagai pelaku usaha merupakan teladan yang baik dalam membantu pemerintah menyelesaikan permasalahan kemiskinan. Jika semakin banyak perusahaan yang andil dalam program ini, saya yakin angka kemiskinan akan semakin berkurang," jelas Agus. 
 
Seremoni serah terima dari PT Djarum kepada lima pemilik rumah dilaksanakan di kediaman salah satu warga desa Sarangmeduro, Rembang Bapak Sanib dan dihadiri oleh Kepala Biro Kesra Provinsi Jawa Tengah Imam Maskur, Staf Ahli Bupati Rembang, Akhir Budi Asmara, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, Agus Suranta, dan Deputi GM Corporate Communications PT Djarum Achmad Budiharto serta Kepala Desa Sarangmeduro Muhammad Soib. Proses seremoni berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah.

Deputi GM Corporate Communications PT Djarum Achmad Budiharto mengemukakan, keterlibatan PT Djarum dalam program RSLH merupakan dukungan terhadap pemerintah dalam menurunkan tingkat kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin. 

"Rumah sebagai kebutuhan primer seharusnya tidak hanya memiliki fisik bangunan yang kuat dan desain yang bagus. Rumah harus menjadi hunian yang berfungsi mendatangkan ketenteraman bagi siapapun yang tinggal di dalamnya. Suasana tenteram dan nyaman membuat kualitas hidup seseorang menjadi semakin baik. Pada akhirnya, para penghuninya akan terpacu melakukan hal-hal yang produktif dan membuahkan perbaikan ekonomi bagi keluarga tersebut,” tutur Budiharto.

PT Djarum mencurahkan dana sebesar Rp300 juta guna membiayai renovasi lima rumah keluarga kurang mampu dengan masing-masing bantuan renovasi untuk setiap rumah menghabiskan kisaran Rp60 juta. Angka ini lebih besar dari rekomendasi anggaran pemerintah, hal tersebut bertujuan untuk menekan biaya pengeluaran penerima bantuan. Bahkan, mereka juga tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk proses pembangunan.

Lewat program RSLH, PT Djarum melakukan bedah rumah sehingga hunian tersebut memenuhi tiga hal dasar yakni sehat, aman, dan layak. Dari sisi kesehatan, renovasi rumah melingkupi perbaikan terhadap sanitasi air kotor, pencahayaan serta memastikan udara tersirkulasi dengan baik. Rumah yang direnovasi juga dibangun dengan konstruksi yang kuat dan kokoh sehingga dapat menjadi tempat bernaung yang aman. (RO/R-2)

Baca Juga

DOK.MI

Polisi Tangkap Pembuat Aplikasi Pembobol Rekening di Sulsel

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 23:12 WIB
Pelaku diketahui berstatus mahasiswa, usia 20 tahun asal Kabupaten Pinrang, Sulsel. IA membuat aplikasi tersebut lalu...
DOK.MI

Masyarakat Diminta Waspada Gelombang Empat Meter di Perairan Talaud

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 23:02 WIB
Warga diharapkan berhati-hati bila melakukan aktivitas di perairan dengan tinggi gelombang tertentu karena bisa membahayakan keselamatan...
Dok. BSKDN Kemendagri

BSKDN Minta Sulawesi Selatan Jadi Barometer Kemajuan Inovasi di Indonesia Timur

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 22:39 WIB
Lebih lanjut Yusharto menjelaskan, berdasarkan variabel ukur IID Provinsi Sulsel telah mengalami peningkatan pada 2022 dihampir semua...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya