Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA di Jalur Pantura Semarang-Demak, Jawa Tengah, Rabu (2/11), cukup cerah dengan udara sedikit panas. Beberapa hari sebelumnya daerah itu selalu diselimuti awan dan guyuran hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Lalu lintas di jalur pantura juga sedikit tersendat menjelang sore. Ada genangan banjir air laut pasang (rob) merendam jalur wilayah Sayung tersebut dan desa-desa hingga radius lima kilometer dari bibir pantai seperti Sriwulan, Surodadi, Bedono, Gemulak, Tugu, Loireng, dan Desa Timbulsloko.
Banjir rob menjadi langganan di desa itu. Bahkan Desa Timbulsloko kini terancam hilang dari peta, karena sudah sebagian besar
lahan hilang menjadi lautan termasuk tiga ruas jalan menuju desa itu. Akibatnya, satu-satunya alat transportasi keluar masuk sekitar 150 keluarga hanyalah perahu.
Kondisi Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, semakin memprihatinkan. Bencana alam nyaris merenggut semuanya dari lahan pertanian, tambak, hingga tempat tinggal. Warga bertahan karena tidak tahu harus tinggal di mana lagi meskipun hidup dikelilingi air rob yang tidak kunjung surut.
Nasib ratusan keluarga itu nyaris seperti ribuan warga desa tetangga yang kini hanya menyisakan nama, yakni Senik dan Tambaksari, yang telah hilang ditelan banjir rob. Ribuan warga itu pun terpaksa harus hengkang dan kini hidup di pinggiran tanggul di desa lain seperti Gemulak dan Sudogemah, Kecamatan Sayung, Demak.
Pada 1970, Senik dan Tambaksari merupakan desa yang cukup subur dengan sawah dan areal tambak luas membentang. Warga berkata, pencaharian sebagai petani secara ekonomi juga makmur. Itu terlihat dari ratusan bangunan rumah dan masjid cukup megah yang kini hanya menyisakan puing tenggelam hingga terlihat setengah dan atasnya saja.
Namun memasuki 1980-an, bencana rob meskipun tidak terlalu tinggi mulai datang secara berangsur-angsur semakin meluas hingga 1995. Dampaknya semakin parah hingga daratan seluas 739,2 hektare menyusut dan pada 2006 hilang tenggelam.
"Saya masih SMA saat itu pada 2006, ketika rob menenggelamkan desa kami hingga ribuan warga terpaksa pindah karena rumah tidak dapat ditinggalkan lagi. Sawah dan tambak telah berubah menjadi lautan," kata Untung, yang kini hidup sebagai penerima perahu di Desa Bedono, Sayung, Kabupaten Demak.
Kini kondisi terulang, Desa Timbulsloko juga mengalami kondisi yang nyaris serupa. Sudah ratusan hektare sawah dan tambak hilang akibat rob, bahkan rumah warga terpaksa menjadi bangunan panggung dengan di bawahnya air, termasuk jalan perkampungan serta jembatan bambu dan kayu. (OL-14)
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah memerintahkan sekolah untuk mengembalikan uang yang sudah ditarik dari orangtua siswa serta dilarang mengulangi perbuatan tersebut.
Sekolah juga diperintahkan untuk segera mengembalikan seluruh uang yang telah ditarik dari orang tua siswa
Fokus utama penanganan banjir ini dengan mendirikan dapur umum dan posko kesehatan untuk memastikan warga tidak kelaparan dan faskes bisa diakses
Lewat program PLN Peduli, PLN menanam 72.400 mangrove di pesisir Semarang dan Demak untuk tanggulangi abrasi, dukung ketahanan pangan, dan wujudkan Net Zero Emissions.
Para pelaku lalu mengedarkannya dengan membelanjakan di pasar-pasar tradisional di Demak, Jawa Tengah.
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Tol Kanci-Pejagan, tercatat sebanyak 3.465 kendaraan melintas keluar tol sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Prestasi gemilang tersebut dinilai menjadi bagian krusial dari keberhasilan kontingen Indonesia dalam mempertahankan posisi teratas pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved