Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi memastikan tidak ada kerusakan akibat terdampak bencana gempa bumi dengan magnitudo (M) 4,7 yang terjadi sekitar pukul 10.05 WIB pada Senin (31/10).
"Dari hasil pendataan yang dilakukan petugas penanggulangan bencana hingga pukul 19.00 WIB, tidak ditemukan adanya bangunan maupun fasilitas umum dan tempat ibadah yang rusak, sama halnya kami belum menerima laporan dari masyarakat terkait adanya dampak dari gempa tersebut," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Imran Wardhani di Sukabumi, Senin.
Menurut Imran, meskipun belum ada laporan kerusakan pihaknya masih tetap menyiagakan personel, dikhawatirkan sewaktu-waktu ada laporan dari warga terkait adanya kerusakan. Selain itu pihaknya pun tetap mewaspadai terjadinya gempa susulan meskipun berharap tidak terjadi.
Baca juga: BMKG Peringatkan NTT Waspadai Gelobang 2,5 Meter
Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik tapi tetap waspada karena bencana bisa datang kapan saja. Namun demikian ia mengimbau kepada warga untuk tidak mempercayai informasi yang belum tentu kebenarannya atau berita hoaks terkait gempa.
Tidak hanya gempa, warga pun harus mewaspadai terjadinya potensi bencana lainnya seperti tanah longsor, banjir, dan lainnya karena informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah Kota Sukabumi diprakirakan masih akan turun hujan dan angin kencang.
Kemudian, warga pun diminta proaktif dalam memberikan informasi jika terjadi bencana di daerah manapun untuk segera ditanggulangi demi
meminimalisasi dampaknya.
Sebelumnya, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa 4,7 berlokasi di 7.70 Lintang Selatan (LS) - 106.88 Bujur Timur (BT) di 87 km Barat Daya Kota Sukabumi dengan kedalaman gempa 20 km. (Ant/OL-16)
BMKG Wamena mengimbau warga di 8 kabupaten Papua Pegunungan waspada bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor hingga April 2026.
BMKG memproyeksikan sifat musim kemarau 2026 secara umum akan bersifat Bawah Normal atau lebih kering dari biasanya di 451 ZOM (64,5%) dan Normal di 245 ZOM (35,1%).
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
BMKG memprediksi sebagian wilayah di Indonesia akan memasuki musim kemarau lebih awal. Puncak musim kemarau Agustus
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan lebih kering dibanding 2025. Awal kemarau maju ke April 2026. Simak daftar wilayah terdampak di sini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Rabu, 4 Maret 2026.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah 94 kilometer tenggara Kabupaten Simeulue pada Senin, 3 Maret 2026, pukul 11.56.45 WIB.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat laut Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, pada Selasa pukul 00.40 WIB.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.
Ilmuwan Kyoto University temukan mekanisme unik bagaimana aktivitas matahari memengaruhi kerak bumi melalui ionosfer. Mungkinkah badai matahari memicu gempa?
Gempa bumi tektonik yang terjadi pada Senin dini hari pukul 01.57.46 WITA di wilayah utara Sabah, Malaysia, dipastikan tidak berpotensi tsunami bagi Kalimantan Utara.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi berkekuatan magnitudo 7 yang terjadi di wilayah Kalimantan Utara, pada Senin (23/2) dini hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved