Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mengembangkan objek wisata Papringan Wisanggeni di Desa Tanjungsari, Kecamatan Tlogomukyo. Selain alam pedesaan dikelilingi tanaman bambu, di objek wisata ini para pengunjung juga disuguhi berbagai atraksi kesenian.
Memasuki desa yang berada di kaki Gunung Sumbing ini, pengunjung mudah menjadi akrab dengan suasana hutan bambu nan asri, galeri bonsai. Berbagai kuliner lokal khas pedesaan bisa dinikmati dengan harga super murah tiap hari Sabtu dan Minggu.
Saat ini, lokasi tersebut masih dalam proses penggarapan untuk menjadi destinasi wisata berupa taman lampion dengan memaksimalkan bahan-bahan limbah sampah yang dikreasikan sedemikian rupa menjadi karya yang bermanfaat. Nantinya, tiap pengunjung dapat menikmati gabungan konsep wisata kekinian, konservasi alam, pasar kontemporer era peradaban Jawa di masa lalu, hingga pusat seni kebudayaan lokal yang akan dipentaskan secara berkesinambungan dalam periodisasi tertentu.
Kepala Desa Tanjungsari Bandriyo Susilo Utomo mengatakan gagasan wisata berbasis konservasi alam di Papringan Wisanggeni merupakan sebuah inovasi yang sangat lengkap dan sarat akan manfaat bagi perekonomian warga masyarakat sekitar.
"Warga sekitar akan merasakan dampak ekonomi dengan berjualan di lokasi tersebut. Ke depan saya sangat optimistis, karena memang lokasi tersebut disentuh secara berbeda," kata Bandriyo, Minggu (23/10).
Baca juga: Kades di Temanggung Diminta Persiapkan Warganya Hadapi Resesi
Ia menambahkan, konservasi alam berupa lahan bambu sejatinya sangat baik sebagai penahan air dan pemecah angin besar. Konsep tempat khas suasana pedesaan masyarakat Jawa di era lampau yang akan digabungkan dengan taman lampion berbasis pengolahan limbah, serta menjadi lokasi sentra UKM warga sekitar juga sangat bagus.
"Ini konsep yang sangat luar biasa dan patut kami dukung," ungkapnya.(OL-5)
Bima Arya mendorong pematangan konsep Green Island Nusa Penida yang harus terintegrasi dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) agar pembangunan berjalan terstruktur dan berkelanjutan.
Peran guru BK dan kepala sekolah sangat krusial dalam membantu siswa menentukan arah studi serta karier masa depan mereka.
Pelni Hadir pada Pameran Pariwisata Bangga Berwisata di Indonesia
Candi Muara Takus merupakan salah satu situs cagar budaya paling signifikan di Sumatra dengan nilai sejarah dan arkeologis yang sangat tinggi.
Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata meyakini bahwa teknologi AI dapat diterapkan secara nyata untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata Indonesia.
INSTITUT Pariwisata (IP) Trisakti menyelenggarakan kegiatan International Guest Lecture dengan menghadirkan Ketua Otorita Administratif Khusus Oe-cusse Ambeno.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved