Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor melumpuhkan aktivitas ekonomi di sejumlah desa Kabupaten Malang, Jawa Timur. Bencana itu melanda belasan desa di delapan kecamatan, yaitu Ampelgading, Tirtoyudo, Dampit, Sumbermanjing Wetan, Gedangan, Bantur, Pagak, dan Donomulyo.
Banjir selain merendam kawasan juga menerjang jembatan berimbas Desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, terisolasi. Pasar tradisional di Desa Sitiarjo pun terendam. "Tanah longsor terjadi di beberapa lokasi," tegas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono, Selasa (18/10).
Hujan dengan intensitas tinggi yang masih mengguyur kawasan itu membuat debit Sungai Panguluran di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sumbermanjing Wetan dalam status siaga. Sebelumnya, debit air sempat surut. Namun, debit meningkat lagi saat hujan.
Air sungai meluap bersamaan dengan air laut sedang pasang akhirnya merendam Desa Sitiarjo. Kerusakan saluran irigasi di Sungai Panguluran membuat air cepat meluap ke jalan.
Dalam waktu bersamaan, banjir dan tanah longsor juga terjadi di kecamatan lainnya. Tanah longsor di Kecamatan Ampelgading berada di Desa Lebakharjo, Sidorenggo, Mulyoasri, Tamansari, Sonowangi, Wirotaman dan Argoyuwono. Sebanyak 18 rumah rusak dan 13 kandang hewan ternak tertimbun longsor.
Di Desa Sukodono, Kecamatan Dampit, sekitar 15 keluarga terdampak bencana. Di Desa Mentaraman dan Desa Tulungrejo, Kecamatan Donomulyo, 6 keluarga terdampak longsor.
Banjir dan tanah longsor merusak bangunan sekolah, masjid, musala, irigasi dan infrastruktur lainnya. "Di Ampelgading, 250 hektare sawah terendam," katanya.
Saat ini petugas membantu evakuasi warga menggunakan perahu karet. Warga mengungsi ke tempat aman di rumah tetangga dan keluarga. Adapun kebutuhan mendesak, yakni air bersih dan alat penguras air. Selain logistik kebutuhan dasar juga diperlukan pakaian dan perlengkapan bayi, tambahan personel, alat berat meski sudah ada 5 unit, bronjong dan jembatan darurat.
Sekretaris PMI Kabupaten Malang Aprillijanto menyatakan banjir dan tanah longsor membuat warga tidak bisa beraktivitas normal. Kendati demikian, petugas sudah mendirikan dapur umum. (OL-15)
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Bantuan benih diberikan setelah sebanyak 1.031 petani yang terdampak banjir mengadu dan beraudiensi langsung ke Plt Bupati Asep Surya Atmaja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved