Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PERHELATAN Dieng Culture Festival (DCF) 2022 bakal digelar pada 2-4 September 2022. DCF telah menjadi kalender wisata yang menampilkan pemotongan rambut gimbal, penerbangan balon dan gelaran musik jazz. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati wisata alam di dataran tinggi Dieng.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dieng Pandawa Alif Faozi mengatakan DCF XIII tahun 2022 akan digelar pada 2-4 September di Desa Wisata Dieng Kulon.
"Tahun ini, DCF 2022 mengambil tema Return of The Light. Kami berharap, DCF 2022 akan sukses seperti sebelum pandemi terjadi," kata Alif, Jumat (15/7).
Baca juga: Pandemi, Dieng Culture Festival Digelar Secara Virtual
Menurut Alif, biasanya DCF berlangsung pada Agustus. Tetapi tahun ini akan mundur, karena pada Agustus berbarengan dengan bulan Sura menurut kalender Jawa. Pemunduran jadwal DCF dilakukan untuk menghormati kearifan lokal yang ada.
"Dengan demikian, maka gelaran DCF diundur pada 2-4 September. Tahun ini memang baru terbuka secara luas. Karena tahun lalu gelaran DCF 2021 masih terbatas dan dilaksanakan secara hybrid," ungkapnya.
Alif mengungkapkan bagi mereka yang akan datang ke Dieng pada saat DCF dipersilakan untuk segera memesan tiket maupun penginapan.
"Jangan sampai nanti kehabisasn tempat penginapan. Sehingga perlu segera memesan," tukasnya.(OL-5)
MENTERI Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan, kearifan lokal harus dimanfaatkan dalam upaya menjaga kelestarian hutan dan Daerah Aliran Sungai (DAS).
Di tengah arus globalisasi dan penetrasi teknologi digital, muncul kekhawatiran baru, apakah anak-anak Indonesia masih tumbuh dengan akar budaya, alam, dan kearifan lokalnya sendiri?
Kemenekraf/Bekraf melalui Direktorat Film, Animasi, dan Video, Deputi Bidang Kreativitas Media, menyelenggarakan kegiatan Bicara Film: Merayakan Kearifan Lokal Lewat Sinema
Toba Creative Festival tersebut bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Kemenhut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Papua, atas munculnya kekecewaan terkait pemusnahan barang bukti berupa ofset dan mahkota cenderawasih
Sebab bila manusia merusak atau mengabaikan alam, maka alam akan marah dan memberi peringatan melalui bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved