Senin 27 Juni 2022, 14:18 WIB

Populasi Komodo di TN Komodo Terus Meningkat

Atalya Puspa | Nusantara
Populasi Komodo di TN Komodo Terus Meningkat

Dok.MI
Populasi Komodo di Taman Nasional Komodo

 

KEPALA Balai Taman Nasional Komodo Lukita Awang mengungkapkan, populasi komodo di Taman Nasional Komodo dalam keadaan stabil dan cenderung meningkat dalam periode 2018 sampai 2021.

Adapun, berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), jumlah komodo pada 2018 kurang lebih 2.899 ekor, 2019 sebanyak 3.022 ekor, 2020 sebanyak 3.163 ekor dan pada 2021 sebanyak 3.303 ekor.

"Data ini diperoleh berdasarkan pelaksanaan kegiatan monitoring intensif pada populasi biawak komodo yang ada di TN Komodo oleh para ranger Balai Taman Nasional Komodo dan para peneliti di Yayasan Komodo Survival Program," kata Lukita di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat, Senin (27/6).

Selain itu, berdasarkan pemantauan yang dilakukan, perilaku satwa komodo yang ada di tempat wisata juga mengalami perubahan dibanding dengan komodo yang berada wilayah bukan kawasan wisata.

"Ternyata komodo di tempat wisata kewaspadaannya berkurang. Ia cenderung dekat dengan manusia. Selain itu, masa tubuhnya juga berbeda. Di tempat wisata komodo terberat 100 kilogram dan nonwisata itu paling besar 79 kilogram," ungkap dia.

Baca juga: Pengunjung Taman Nasional Komodo Bakal Dibatasi

Perubahan itu, kata dia berpengaruh pada kemampuan komodo itu bertahan hidup sendiri di alam liar. Dengan bobot tubuh yang berat saja, komodo jadi tidak bisa memburu mangsanya dengan maksimal. Selain itu, akan berpengaruh juga pada daya jelajah habitat satwa komodo.

"Di sinilah kenapa kita harus menjaga kestabilan, tak hanya ekosistem, termasuk komodonya sendiri dan perilaku asli komodonya. Misalnya pada 2017 kita sudah menghentikan pemberian pakan karena dapat mengubah perilakunya," beber dia.

"Jangan sampai tiba-tiba komodonya udah gak bisa tuh mengejar mangsa. Karena secara umum akan sulit mencari makan secara alami, apalagi fight," imbuhnya.

Selain menjaga kestabilan populasi komodo, ia mengungkapkan Balai TN Komodo juga melakukan berbagai partisipasi aktif dalam pemanfaatan kawasan khususnya wisata alam secara lestari dan berkelanjutan.

"Balai TN Komodo selaku pemangku kawasan telah melakukan berbagai hal, antara lain peningkatan kapasitas SDM dalam pengelolaan biawak komodo bersama Yayasan KSP, manajemen perairan bersama mitra, pemantauan sarang bertelur penyu dan kalong, patroli pengamanan, pembentukan Masyarakat Peduli Api, pemberdayaan masyarakat dan lain sebagainya," pungkas dia. (OL-4)

Baca Juga

Ant/Adeng Bustomi

Sumut Dukung Penghapusan Data Kendaraan Penunggak Pajak, Ini Alasannya

👤Yoseph Pencawan 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 12:41 WIB
PEMPROV Sumut mendukung implementasi UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan...
dok.camat katingan

Banjir di Katingan Tengah Surut Aktivitas Warga Kembali Normal

👤Surya Sriyanti 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 11:01 WIB
SEJUMLAH desa di Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalteng, dilanda banjir selama 3 hari dari tanggal 5 hingga 7 Agustus....
MI/Arnold

Disayangkan Potensi Rumput Laut Nusa Penida Minim Sentuhan Teknologi

👤Arnoldus Dhae 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 10:00 WIB
POTENSI rumput laut Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali sangat luar biasa. Namun, belum ada ada sentuhan teknologi dan permodalan untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya