Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH harga cabai dan bawang merah melonjak, kini harga telur ayam ras juga ikutan naik dari Rp28.000 menjadi Rp30.000 per kilogram, diperkirakan kenaikan terjadi hingga Idul Adha mendatang mengakibatkan para UKM menjerit.
Pemantauan Media Indonesia Jumat (10/6) harga beberapa kebutuhan pokok (sembako) di beberapa pasar tradisional di daerah di pantura Jawa Tengah seperti Pekalongan, Batang, Kendal dan Semarang masih bertahan tinggi, penaikan kembali terjadi untuk telur ayam ras yang kini mencapai Rp30.000 per kilogram.
Harga cabai masih bertahan tinggi terutama rawit merah Rp100.000 per kilogram disusul cabai rawit putih Rp83.150 naik dari sebelumnya Rp71.000 per kilogram, cabai merah besar naik dari Rp71.250 menjadi Rp75.000 per kilogram, cabai rawit hijau dari Rp 71.000 naik menjadi Rp76.250 per kilogram dan cabai merah Rp66.250 per kilogram.
Selain kenaikan masih terjadi untuk cabai-cabaian, harga bawang merah juga masih bertahan tinggi Rp61.250 per kilogram setelah alami kenaikan sebelumnya dari Rp51.250 per kilogram, demikian bawang putih bertahan di harga Rp36.500 per kilogram.
"Kenaikan harga cabai nasih terus terjadi, setelah cabai rawit merah kini cabai jenis lain juga terkatrol naik," ujar Sunarti,52, pedagang bumbu dapur di Pasar Wiradesa, Pekalongan.
Pedagang sembako di Pasar Batang, Mustofa,61, mengatakan tidak hanya cabai dan bawang merah yang naik, harga telur ayam ras juga ikutan naik dari Rp28.000 menjadi Rp30.000 per kilogram, hal ini karena selain agak berkurangnya stok juga kebutuhan warga meningkat.
Kenaikan beberapa jenis barang kebutuhan pokok ini, ujar Khsyanah, 50, pedagang di Pasar Johar Semarang diperkirakan akan bertahan hingga Idul Adha mendatang, karena selain stok barang terutama hasil pertanian menurun juga kebutuhan warga meningkat.
Naiknya harga telur dan sebagian bumbu, mengakibatkan pelaku usaha kecil menengah (UKM) menjerit, karena cukup sulit menaikkan harga produksi sementara harga bahan dasar terus naik. "Harga telur naik, padahal untuk menaikkan harga produksi roti juga sulit," ungkap Ida,55, perajin roti di Ambarawa, Kabupaten Semarang.
Ungkapan senada juga disampaikan Yohana,50, perajin roti dan makanan keringan di Banyumanik, Kota Semarang karena tingginya harga bahan dasar terutama telur cukup membuat kewalahan. "Jika dikurangi akan merubah rasa dan terpaksa beli telur rusak kulitnya yang harganya lebih murah,"
imbuhnya. (OL-13)
Baca Juga: Harga Cabai Rawit masih Bertahan Rp140 Ribu per Kilogram
MENJELANG perayaan Idul Fitri 1447 H, harga sejumlah bahan pokok naik di Pasar Gedhe Klaten.
DEWAN Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) memproyeksikan puncak kenaikan harga bahan pokok akan terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
MENJELANG Hari Raya Idulfitri, sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional Kota Makassar mulai merangkak naik.
Cek jadwal lengkap dan rute one way nasional mudik Lebaran 2026 mulai KM 70 Cikatama hingga KM 414 Kalikangkung yang resmi berlaku hari ini, 18 Maret 2026.
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 13 Maret 2026, daerah Pantura Jawa Tengah berpeluang diguyur hujan ringan-sedang disertai air laut pasang (rob) di perairan utara.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan jalur Pantai Utara (Pantura) wilayah barat bebas lubang sebelum arus mudik Lebaran 2026.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved