Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH harga cabai dan bawang merah melonjak, kini harga telur ayam ras juga ikutan naik dari Rp28.000 menjadi Rp30.000 per kilogram, diperkirakan kenaikan terjadi hingga Idul Adha mendatang mengakibatkan para UKM menjerit.
Pemantauan Media Indonesia Jumat (10/6) harga beberapa kebutuhan pokok (sembako) di beberapa pasar tradisional di daerah di pantura Jawa Tengah seperti Pekalongan, Batang, Kendal dan Semarang masih bertahan tinggi, penaikan kembali terjadi untuk telur ayam ras yang kini mencapai Rp30.000 per kilogram.
Harga cabai masih bertahan tinggi terutama rawit merah Rp100.000 per kilogram disusul cabai rawit putih Rp83.150 naik dari sebelumnya Rp71.000 per kilogram, cabai merah besar naik dari Rp71.250 menjadi Rp75.000 per kilogram, cabai rawit hijau dari Rp 71.000 naik menjadi Rp76.250 per kilogram dan cabai merah Rp66.250 per kilogram.
Selain kenaikan masih terjadi untuk cabai-cabaian, harga bawang merah juga masih bertahan tinggi Rp61.250 per kilogram setelah alami kenaikan sebelumnya dari Rp51.250 per kilogram, demikian bawang putih bertahan di harga Rp36.500 per kilogram.
"Kenaikan harga cabai nasih terus terjadi, setelah cabai rawit merah kini cabai jenis lain juga terkatrol naik," ujar Sunarti,52, pedagang bumbu dapur di Pasar Wiradesa, Pekalongan.
Pedagang sembako di Pasar Batang, Mustofa,61, mengatakan tidak hanya cabai dan bawang merah yang naik, harga telur ayam ras juga ikutan naik dari Rp28.000 menjadi Rp30.000 per kilogram, hal ini karena selain agak berkurangnya stok juga kebutuhan warga meningkat.
Kenaikan beberapa jenis barang kebutuhan pokok ini, ujar Khsyanah, 50, pedagang di Pasar Johar Semarang diperkirakan akan bertahan hingga Idul Adha mendatang, karena selain stok barang terutama hasil pertanian menurun juga kebutuhan warga meningkat.
Naiknya harga telur dan sebagian bumbu, mengakibatkan pelaku usaha kecil menengah (UKM) menjerit, karena cukup sulit menaikkan harga produksi sementara harga bahan dasar terus naik. "Harga telur naik, padahal untuk menaikkan harga produksi roti juga sulit," ungkap Ida,55, perajin roti di Ambarawa, Kabupaten Semarang.
Ungkapan senada juga disampaikan Yohana,50, perajin roti dan makanan keringan di Banyumanik, Kota Semarang karena tingginya harga bahan dasar terutama telur cukup membuat kewalahan. "Jika dikurangi akan merubah rasa dan terpaksa beli telur rusak kulitnya yang harganya lebih murah,"
imbuhnya. (OL-13)
Baca Juga: Harga Cabai Rawit masih Bertahan Rp140 Ribu per Kilogram
Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga harian di pasar-pasar tradisional untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.
Beberapa komoditas pangan seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Harga cabai rawit merah yang sempat melonjak hingga Rp80.000 per kg, sekarang hanya Rp36.000 per kg. Harga telur ayam ras dari Rp30.000 menjadi Rp28.000 per kg.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter masih berpotensi di sejumlah kawasan perairan utara Jawa Tengah yakni Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak dan Pati-Rembang.
Sabtu (27/12) ribuan perahu dan kapal nelayan, sejak dini hari tidak bergerak dan ditambatkan di sejumlah pelabuhan perikanan di daerah di Pantura Jawa Tengah.
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir berpotensi terjadi di 25 daerah.
Perjalanan sejak pagi relatif lancar, namun kendala muncul saat memasuki wilayah Pekalongan akibat hujan lebat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved