Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PUSAT pedagang kaki lima di kawasan Malioboro, Teras Malioboro 2, saat ini sudah dilengkapi dengan ruang laktasi untuk memfasilitasi para ibu menyusui.
"Keberadaan ruang laktasi di ruang publik ini menunjukkan Pemerintah Kota Yogyakarta serius memberikan dukungan dalam upaya pengendalian stunting," kata Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Aman Yuriadijaya saat meresmikan ruang laktasi di Teras Malioboro 2 Yogyakarta, Kamis (9/6).
Ruang laktasi di Teras Malioboro 2 dirancang untuk memfasilitasi para ibu menyusui bayi dengan nyaman. Fasilitas itu juga dilengkapi dengan tempat mengganti popok dan mencuci tangan serta tempat sampah. Ruang laktasi tersebut sudah masuk dalam aplikasi Ruang Sehati, yang memungkinkan pengguna mengakses informasi mengenai lokasi ruang laktasi, tumbuh kembang bayi, hingga layanan konsultasi.
Menurut Aman, Pemerintah Kota Yogyakarta akan melakukan observasi lanjutan untuk menyediakan fasilitas serupa di tempat tujuan wisata lain di Kota Yogyakarta.
"Kami akan observasi titik lain untuk penyediaan ruang laktasi dengan spesifikasi teknis yang ideal," imbuhnya.
Selain itu, ia mengatakan, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta akan melakukan pembinaan untuk memperbaiki pengelolaan ruang-ruang laktasi yang sudah tersedia tetapi belum terkelola dengan baik.
Baca juga: 5 Dari 6 Pasar Tradisional di Depok tidak Punya Ruang Laktasi
Sementara itu, Ketua Tim Peneliti dari Universitas Respati Yogyakarta Giyawati Yulilania Okinarum sebagai inisiator penyediaan ruang laktasi di Teras Malioboro mengatakan ketersediaan ruang laktasi di lokasi wisata saat ini masih minim.
"Agak sulit mencari ruang laktasi yang layak dan nyaman di tempat wisata. Padahal banyak ibu menyusui yang juga berwisata dan mereka membutuhkan fasilitas tersebut," ucapnya.
Ruang laktasi di Teras Malioboro dipastikan sudah memenuhi spesifikasi teknis menurut aturan dari Kementerian Kesehatan. Giyawati mengemukakan setiap pengelola ruang publik punya kewajiban menyediakan ruang laktasi untuk memfasilitasi para ibu menyusui bayi.
Usrifatul Jannah, seorang wisatawan asal Madura, mengatakan ruang laktasi di Teras Malioboro 2 akan membantu banyak ibu menyusui.
"Tidak hanya wisatawan tetapi juga warga lain di kawasan Malioboro. Dengan ruangan ini, akan memudahkan ibu menyusui bayinya. Sangat bermanfaat,"kata Usrifatul.(Ant/OL-5)
Jelang malam tahun baru 2026, ribuan wisatawan sudah memadati Malioboro, Yogyakarta Rabu (31/12).
Jumlah tersebut meningkat hingga tiga kali lipat dari data BPS pada liburan Nataru tahun lalu, yaitu hanya 500.000 orang dalam kurun sekitar 14 hari.
Selain keberadaan bengkel, ketersediaan infrastruktur pengisian daya menjadi krusial.
Pantauan di lapangan, sejumlah wisatawan tampak berjalan santai di tengah jalan sambil berfoto, bahkan sambil duduk lesehan menikmati suasana Malioboro yang bebas kendaraan.
WISATAWAN yang akan berkunjung ke Malioboro tidak bisa lagi parkir di Tempat Parkir Abu Bakar Ali. Sebab, parkiran secara resmi direlokasi ke kawasan Kotabaru
Di Bantul, kunjungan wisatawan pada 9 sampai 11 Mei 2025 tercatat 29.850 orang. Kunjungan wisatawan paling banyak pada Minggu (11/5) yang mencapai 19.362 wisatawan.
Hingga saat ini baru sekitar 40% wajib pajak di DIY yang telah mengaktivasi akun Coretax.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
Kemendagri menyebut DIY berhasil menjaga keseimbangan sosial melalui pendekatan kultural.
Fase awal gerhana penumbra akan dimulai pukul 22:26 WIB, puncak gerhana terjadi pada Senin (8/9) dini hari pukul 01:11 WIB, dan berakhir sekitar pukul 03:56 WIB.
Di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh membatasi masyarakat dalam menggunakan media sosial karena itu dijamin oleh konstitusi.
Ketiga kepada daerah itu adalah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved