Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
RENCANA pemberlakuan harga tiket sebesar Rp750 ribu untuk naik ke Candi Borobudur yang disampaikan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menuai polemik. Hal tersebut dinilai wajar karena selama ini hampir semua inisiatif pembangunan di kawasan Borobudur adalah inisiatif Pemerintah Pusat.
Dosen Program Studi Pariwisata sekaligus Kepala Pusat Studi Pariwisata UGM, Dr Muhammad Yusuf menyampaikan, studi yang dilakukan Puspar UGM menunjukkan, pembangunan kawasan Borobudur sangat sedikit melibatkan masyarakat sekitar, termasuk para penggerak wisata.
"Menjadi cukup wajar bila kemudian masyarakat tidak terlalu paham arah pengembangan di kawasan Borobudur, dan bahkan bingung harus melakukan apa," ujar dia dalam siaran pers dari Humas UGM, Senin (6/6).
Alhasil, banyak unsur masyarakat yang tidak siap dengan perkembangan yang terlalu cepat tersebut. Di sisi lain, dia mengakui angka kunjungan wisatawan domestik ke Candi Borobudur sangat banyak dan cenderung naik, bahkan melebihi daya dukung Candi Borobudur.
Data memperlihatkan jumlah kunjungan wisatawan pada tahun 2018 sebanyak 3.855.285 terdiri dari wisatawan domestik 3.663.054 dan wisatawan mancanegara 192.231. Pada 2019, jumlah tersebut mengalami peningkatan menjadi 5.016.839 terdiri dari wisatawan domestik 4.774.757 dan wisatawan mancanegara 242.082.
Berdasar kajian yang telah dilakukan selama ini dan untuk mendukung konservasi, seharusnya jumlah kunjungan ke candi tidak lebih dari 300 pengunjung per hari. Sedangkan keputusan 1.200 pengunjung per hari adalah untuk kawasan candi bukan untuk menaiki candi.
"Banyak studi telah menunjukkan, kelebihan pengunjung selama ini telah membuat kerusakan di candi, seperti permukaan candi yang terus menurun, dan batu candi yang mulai rusak," tutur dia.
Terkait polemik yang terjadi, Yusuf menilai, jika kebijakan mengenai konservasi dan pariwisata di Candi Borobudur ini sering kali tidak integratif. Hal ini mungkin disebabkan oleh ketidakjelasan arah kebijakan dari para pemangku kepentingan yang terlibat.
Karena itu, menurutnya, kejelasan kelembagaan ini perlu diperkuat sehingga setiap kebijakan yang diambil menjadi hal yang disepakati bersama dan menjadikan implementasi di lapangan menjadi lebih optimal. (OL-15)
AGENDA sport tourism bertajuk Sleman Temple Run yang sudah mendapat pengakuan dari International Trail Run Association dan Asosiasi Lari Trail Indonesia, tahun ini kembali digelar.
Rencana pemasangan chattra atau payung mahkota di stupa induk Candi Borobudur harus mengikuti aturan yang berlaku.
Bhikku Dhammakaro Mahathera dari Yayasan Sangha Theravada Indonesia menyambut baik pemasangan chattra atau payung mahokta di stupa induk Candi Borobudur.
Untuk tahun ini, revitalisasi dilanjutkan dengan penataan kawasan dan konstruksi fisik pembangunan museum Muarajambi.
Sebagian besar ruas jalan di Jawa Tengah, juga dipenuhi kendaraan terutama kendaraan pribadi dan wisata seperti jalur Pantai Utara (Pantura).
Hal yang sering sekali terlihat kurang dalam pemanfaatan cagar budaya disebabkan oleh titik berat dan bobotnya lebih berat kepada komersialisasi pariwisata.
Jika Anda berencana untuk menginap di area sekitar Borobudur, berikut beberapa hotel di Borobudur yang menawarkan pengalaman menginap yang memuaskan.
Wisatawan menyaksikan matahari terbit saat wisata Sunrise Borobudur di Taman Wisata Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Plataran Borobudur Hotel & Resort yang berada di Dusun Tanjungan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah menjadi oase untuk menyepi dari kehidupan kota dalam suasana pesedaan dan magisme Borobudur.
Jelajahi sejarah Candi Borobudur, warisan budaya dunia dari era Mataram Kuno, simbol kejayaan Buddha di Indonesia.
Wisatawan yang akan menikmati Borobudur Sunrise, sudah dapat memasuki gerbang Taman Wisata Candi Borobudur pada pukul 04.00 WIB
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved