Selasa 26 April 2022, 13:47 WIB

Pemudik Terjebak Macet akibat Pedagang Pisang Berjualan di Bahu Jalan

Kumbang Ari Bowo (MGN), Narendra Wisnu Karisma (SB) | Nusantara
Pemudik Terjebak Macet akibat Pedagang Pisang Berjualan di Bahu Jalan

MGN/Kumbang Ari Bowo
Pedagang pisang sedang tersenyum saat berjualan di pinggir jalan.

 

JALUR mudik Lumajang-Probolinggo pada Selasa (26/4/2022) pagi terpantau macet parah. Ribuan kendaraan dari arah Bali maupun sebaliknya tak bergerak akibat meluasnya aktivitas di Pasar Buah Ranuyoso, Lumajang, hingga ke bahu jalan.

Banyaknya pedagang pisang yang berjualan di bahu jalan membuat akses jalan menyempit dan menyebabkan kemacetan panjang hingga empat kilometer. Para pemudik tujuan Surabaya maupun Bali harus menunggu lama untuk bisa keluar dari titik kemacetan.

Baca juga: Viral Pemudik Gratis Kena Pungli, Ini Klarifikasi Bupati Sumenep

Selain karena meluasnya lapak-lapak pedagang di Pasar Buah Ranuyoso hingga ke badan jalan, kemacetan ini juga dipicu oleh meningkatnya angka kendaraan di masa mudik lebaran.

Ironisnya, tidak ada satupun petugas dari kepolisian maupun dinas terkait untuk mengurai kemacetan. Warga sekitar pun berinisiatif untuk mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif, meski antrean kemacetan tetap tak dapat dihindarkan.

Kondisi ini sangat dikeluhkan para pengguna jalan, tak hanya para pengendara mobil niaga, namun pemudik baik roda dua maupun roda empat juga sangat terganggu. Seperti yang dialami oleh Abdul Rohman, seorang pengendara motor. Ia mengaku sudah setengah jam terjebak macet akibat kegiatan jual beli di Pasar Ranuyoso.

"Sudah 30 menit terjebak macet di sini. Saya cukup sering lewat jalur ini dan selalu begini kondisinya di pagi hari. Apalagi pas musim mudik begini," tutur pemudik tujuan Jember ini.

Baca juga: Kuah Beulangong dan Menu Takjil Masjid di Indonesia

Sementara para pedagang mengaku terpaksa berjualan di badan jalan, karena tak ada pasar yang strategis bagi mereka untuk menjajakan barang dagangannya. Mereka berharap, pemerintah menyiapkan lokasi, sehingga pedagang tidak jualan di bahu jalan lagi.

"Memang ada teguran agar kami tidak berjualan di pinggir jalan, kami mau direlokasi tapi diberi tempat untuk berdagang. Kalau nggak ada, ya akan seperti ini terus," ujar salah satu pedagang, Saheri. (Ren/A-3)

Baca Juga

DOK MI.

Junjung Netiket, Jadi Pejuang Antihoaks

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 21:15 WIB
Di antara netiket yaitu kompetensi mengakses informasi sesuai netiket serta menyeleksi dan menganalisis informasi saat...
MI/Supardji R

Jadi Tersangka Kasus Kematian Brigadir J, Rumah Bripka RR di Tegal Sepi

👤Supardji Rasban 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 21:10 WIB
Terakhir, Nurwanda melihat RR pulang pada Lebaran lalu. Rumah RR hanya ditempati oleh istri dan...
MI/Supardji Rasban

Rumah RR, Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J Sepi

👤Supardji Rasban 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 21:10 WIB
POLRI telah menetapkan beberapa tersangka kasus pembunuhan terhadap Brigadir J. Salah satunya adalah Brigadir...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya