Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Gapasdap Minta Pemerintah Jual Tiket Langsung untuk Penumpang Kapal.

Faishol Taselan
08/4/2022 13:53
Gapasdap Minta Pemerintah Jual Tiket Langsung untuk Penumpang Kapal.
Ilustrasi Penumpang turun dari kapal penyeberangan Ulee Lheu - Balohan di Pelabuhan Balohan,(ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

KETUA Dewan Penasihat DPP Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Bambang Haryo meminta pemerintah memperbaiki layanan penjualan tiket kapal penyeberangan yang selama ini dinilai membebani penumpang. Pihaknya meminta ada penjualan tiket secara langsung, bukan hanya online.

Hal ini disampaikan lantaran pemerintah telah membuka kran cuti bersama pada Lebaran tahun ini. Pihaknya memperkirakan terjadi lonjakan penumpang di penyeberangan kapal di seluruh Indonesia. Namun, Bambang menilai selama ini pelayanan di penyeberangan khususnya penjualan tiket yang dilakukan pihak PT ASDP dinilai kurang bagus karena hanya menerapkan sistem online.

Pembelian dengan sistem online menggunakan aplikasi sangat memberatkan penumpang. Selain butuh waktu lama untuk mengunduh aplikasi, penumpang juga dibebani lagi dengan biaya bila kemudian meminta tolong untuk membeli tiket ke agen.

Bambang memberikan contoh, di penyebrangan Ketapang-Gilimanuk, harga tiket Rp8.900 ditambah Rp2.500 untuk agen, kemudian ditambah biaya tranfer ke bank Rp2.500. Jadi, penumpang harus mengeluarkan dana lebih dari harga tiket yang dibeli.

"Kenapa tidak pembelian langsung saja agar semakin ringan," kata Bambang.

"Sudah keluar uang tiket, penumpang yang membeli ke agen dibebani lagi uang jasa dan transafer ke bank. Ini sangat memberatkan penumpang, ditambah lagi kalau tiket hangus dalam dua jam," imbuhnya.

Baca juga: Antisipasi Arus Mudik di Sumatra, Waskita Siapkan Tol Kapal Betung

Oleh karena itu, Pemerintah harus memikirkan cara agar penjualan tidak hanya berlaku secara online tetapi juga langsung. Bambang pun mengusulkan jika sistem online sering bermasalah lebih baik dihapus saja dan diganti dengan penjualan langsung.

"Di dunia manapun tidak ada penjulan online untuk penumpang kapal, tapi secara langsung. Ini sangat memudahkan dan meringankan beban penumpang," ungkapnya.(OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya