Senin 04 April 2022, 15:21 WIB

Rumah Warga Bolaang Mongondow Timur Rusak Berat Akibat Banjir

Ferdian Ananda Majni | Nusantara
Rumah Warga Bolaang Mongondow Timur Rusak Berat Akibat Banjir

Dok: Humas BNPB
Ilustrasi

 

SATU desa di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provinsi Sulawesi Utara, terdampak banjir yang terjadi setelah hujan lebat menguyur wilayah itu pada Minggu (3/4). Debit air memicu tanggul Sungai Lonsiow jebol. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolaang Mongondow melaporkan Desa Motongkad Utara, Kecamatan Nuangan, dilanda banjir yang berlangsung pada pukul 15.00 waktu setempat. 

Baca juga: Pengadilan Tinggi Bandung Kabulkan Banding Hukuman Mati Herry Wirawan

"Kerusakan rumah warga berjumlah 8 unit, dengan rincian rusak berat 3 unit dan rusak sedang 5 unit. Meskipun terjadi kerusakan, tidak ada laporan warga desa yang menjadi korban insiden tersebut," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya Senin (4/4)

Selain mengakibatkan kerusakan di sektor pemukiman, banjir juga berdampak di sektor ekonomi. Sebanyak 7 unit tempat usaha milik warga mengalami kerusakan. Pihak BPBD belum merinci tingkat kerusakan tempat tersebut. 

"Merespons kejadian saat itu, petugas gabungan segera melakukan evakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Di samping itu, BPBD yang dibantu TNI, Polri dan dinas terkait membuka akses jalan yang terhalang oleh rumah hanyut," ujarnya. 

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya banjir susulan. Prakiraan cuaca pada esok hari, Selasa (5/4), wilayah Nuangan masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan petir. 

"Sedangkan secara umum, peringatan dini cuaca di Provinsi Sulawesi Utara pada esok (5/4), wilayah ini berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang," paparnya. 

Warga dapat mengakses sumber informasi resmi cuaca atau pun potensi bahaya yang ada di sekitar, seperti inaRISK atau pun info BMKG. 

"Menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi, setiap keluarga dapat menyiapkan rencana kesiapsiagaan, antara lain tas siaga bencana dan rencana evakuasi," pungkasnya. (OL-6)

Baca Juga

Pemrov Jatim

Jatim Borong 32 Penghargaan BKN Award 2022

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 12:32 WIB
Khofifah menyebut penghargaan itu merupakan buah kerja keras pemkab/pemkot untuk meningkatkan mutu...
MGN/Rizal Fahlevy

Warga Ngawi Laporkan Penemuan Perahu Kuno Berusia Ribuan Tahun

👤Rizal Fahlevy (MGN), Muklis Efendi (MGN) 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 11:15 WIB
Petugas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ngawi, Daut Salempang mengungkapkan mitosnya warga mengatakan ini...
MI/Rendy Ferdiansyah

BI Babel Gelar Operasi Pasar Bahan Pokok Tekan Inflasi

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 10:55 WIB
BANK Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Bangka Belitung (Babel) melakukan Operasi Pasar (OP) guna menekan lanjut Inflasi yang saat ini...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya