Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Ganjar Yakin Macet Mudik Berkurang

(LD/BB/RS/RZ/WJ/N-1)
20/5/2016 02:37
Ganjar Yakin Macet Mudik Berkurang
(LILIEK DHARMAWAN)

GUBERNUR Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memastikan kemacetan tetap akan terjadi pada arus mudik. "Kalau ada yang tanya apakah nanti pada arus mudik macet di Jateng, saya katakan pasti macet. Tidak mungkin arus mudik Lebaran tidak macet. Saya pastikan itu. Hanya saja, harus ada antisipasi secara dini sehingga bisa mengurangi kemacetan," kata Ganjar kepada wartawan di Banyumas, Jateng, kamis (19/5),. Ia mengatakan salah satu antisipasi ialah adanya jalur lingkar Sumpiuh untuk menghindari kemacetan di pintu pelintasan rel kereta api (KA) Sumpiuh yang kerap menjadi titik kemacetan. "Tahun-tahun sebelumnya, salah satu titik kemacetan di jalur selatan ialah di pintu pelintasan Sumpiuh. Tahun ini, telah dibangun jalan lingkar sehingga dapat dipastikan bakal mengurangi dampak kemacetan di jalur selatan," ujarnya. Ganjar menambahkan, berdasarkan hasil pemantauan, titik kemacetan utama ialah di kawasan Brebes.

"Makanya, sedini mungkin disiapkan jalur alternatif guna mengurangi kemacetan. Seluruh kekuatan akan terus bekerja," tandasnya. Di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, puluhan sopir angkutan kota jurusan Lembursitu-Bojonglopang dan Pang-leseran-Ciembe memblokade ruas jalan rusak di Kecamatan Cikembar. Aksi itu sebagai bentuk protes karena hampir empat tahun ruas jalan rusak tersebut tak kunjung diperbaiki. Aksi mogok dilakukan di dua titik yakni di Desa Kertaraharja dan Desa Cibatu. Akibat aksi itu, pengguna jasa transportasi tersebut telantar.

Arus kendaraan pun terpaksa dialihkan ke ruas jalan yang lain. "Ada dua titik jalan rusak yang kami blokade. Panjangnya sekitar 7 kilo-meter. Sementara ini, jalan yang tidak bisa dilalui kendaraan kami tutup," kata Dedin Ruswandi, 41, salah seorang sopir angkot di Desa Cibatu. Kepala Bidang Pembengkelan dan Alat Berat Dinas Bina Marga Kabupaten Sukabumi, Muhammad Yusuf, mengatakan Pemkab Sukabumi sudah mengalokasikan anggaran perbaikan di ruas jalan tersebut. Hanya saja, saat ini masih dalam tahap proses lelang. "Tinggal menunggu saja," kata Yusuf.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya