Rabu 15 Desember 2021, 18:50 WIB

Aktivitas Tambang Batu Bara Berhenti, Mahasiswa Desak Otoritas Bursa Tegur BSSR

mediaindonesia.com | Nusantara
Aktivitas Tambang Batu Bara Berhenti, Mahasiswa Desak Otoritas Bursa Tegur BSSR

DOK. ALPAMAR
Aliansi Pemuda Mahasiswa Indonesia Raya (Alpalmar) mendesak otoritas bursa tegur BSSR

 

ALIANSI Pemuda Mahasiswa Indonesia Raya (Alpalmar) mendesak otoritas bursa  memberikan peringatan keras kepada manajemen PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR)  selaku induk usaha PT Antang Gunung Meratus (AGM), terkait  penyerobotan lahan milik PT Tapin Coal Terminal (TCT) yang dilakukan PT AGM sehingga  berdampak  penutupan akses pelabuhan dan terhentinya aktivitas  penambangan.

PT AGM sejak tahun 2011 telah menggunakan lahan seluas 2.000 meter per segi milik TCT yang berlokasi di Km 101, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan sebagai  akses ke pelabuhan untuk mengangkut komoditas batu bara. 

"Kami meminta perhatian otoritas bursa untuk bersikap tegas.  BSSR dan anak usahanya PT Antang Gunung Merantus  telah mengunakan tanah milik pihak lain  sebagai jalan akses pelabuhan untuk mengangkut batu bara. Publik sebagai pemegang saham minoritas  sangat dirugikan,  karena akses ke pelabuhan ditutup dan aktivitas terhenti,” kata Ketua Alpalmar Martin Silitonga saat berorasi di depan Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (15/12).

Ia mengatakan, penyerobotan lahan  yang dilakukan BSSR dan PT AGM sangat merugikan publik selaku  pemegang saham minoritas. Publik, lanjutnya,  harus mendapatkan kepastian mengenai aktivitas perusahaan dan langkah-langkah konkret yang dilakukan untuk menyelesaikan persoalan ini. 

PT AGM yang sejak 10 tahun terakhir beroperasi di Kalimantan Selatan telah mengeruk hasil tambang berupa batu bara  hingga mencapai  70 juta ton. 

Di sisi lain,  berdasarkan laporan   PT TCT,  Diskrimum Polda Kalimantan Selatan telah memasang police line dan menutup akses ke pelabuhan batu bara.

"PT AGM seharusnya memiliki itikad baik. Mereka bertanggung jawab atas penutupan akses dan terhentinya aktivitas penambangan. Berapa banyak pekerja yang menganggur? Jangan  hanya mengeruk kekayaan alam, tetapi perhatikan juga nasib pemegang saham minoritas," katanya. (P-1)

Baca Juga

Dok. Pemprov Babel

Tingkatkan Kualitas SDM, Pelajar Dan Mahasiswa Bangka Belitung Didorong Raih Beasiswa

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 27 Juni 2022, 23:36 WIB
"Pintar secara akademis tidaklah cukup, tapi milikilah karakter yang kuat dengan meningkatkan softskill. Belajarlah di luar apa yang...
MI/Apul Iskandar

Harga Cabai Merah di Pematangsiantar Meroket Hingga Rp125 Ribu per Kg

👤Apul Iskandar 🕔Senin 27 Juni 2022, 23:13 WIB
Kenaikan harga cabai merah dan cabai rawit hijau dikarenakan gagal panen dan naiknya harga...
Wikipedia

Masyarakat dan Wisatawan Diimbau tidak Mendekati Gunung Awu

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 27 Juni 2022, 23:00 WIB
PVMBG telah menaikkan status Gunung Awu dari Waspada Level II ke Siaga Level III menyusul meningkatnya aktivitas kegempaan gunung setinggi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya