Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEEKOR badak sumatera (dicerorhinus sumatrensis) yang hidup di Suaka Rhino Sumatra (SRS) Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung melahirkan. Badak betina yang diberi nama Ratu tersebut melahirkan pada Kamis (12/5).
Badak Sumatra (Dicerorhinus sumatrensis) kembali bertambah populasinya. Seekor badak betina bernama Ratu melahirkan anaknya di Suaka Rhino Sumatra (SRS) Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung, Kamis (12/5).
Baca juga: Taman Nasional Way Kambas Dibenahi
Humas TNWK Sukatmoko, mengatakan bayi badak tersebut lahir dari perkawinan Ratu dengan Andalas, badak jantan berusia 15 tahun. Seluruh proses kelahiran bayi badak ini diawasi perawat satwa dan dokter hewan SRS, tim dokter dari Kebun Binatang Taronga, Australia, dan Kebun Binatang White Oak, Amerika Serikat serta perawat satwa senior dari Kebun Binatang Cincinnati, Amerika Serikat.
Menurut Sukatmoko selama dalam masa kehamilan, Ratu rutin menjalani pemeriksaan kesehatan kehamilan dengan alat Ultrasound (USG) minimal 4 kali setiap bulannya. Sejak pertengahan April 2016, pemeriksaan dilakukan lebih intensif yaitu 3 hari sekali.
Disebutkan proses kelahirannya berlangsung selama 2 jam. Dua jam setelah lahir, bayi badak tersebut sudah mulai berjalan dan menyusu kepada induknya. Kondisi Ratu usai melahirkan terlihat sangat kelelahan tetapi secara umum terlihat sehat.
Baca juga: Badak Sumatera Kembali Lahir di Taman Nasional Way Kambas
Sementara itu, Direktur Eksekutif Yayasan Badak Indonesia (YABI), Widodo S Ramono mengatakan kelahiran bayi badak ini merupakan kelahiran anak badak di tampat penangkaran yang kedua di Indonesia. Sebelumnya Andatu, anak badak pertama yang lahir pada 2012 dari induk yang sama.
Badak sumatra saat ini berada di ambang kepunahan dengan jumlah yang semakin menurun dalam beberapa dekade belakangan. Saat ini tersisa kurang dari 100 ekor di dunia, yang berada di hutan-hutan di Sumatera dan sebagian kecil di Kalimantan. (OL-2)
Burung yang paling sering terlihat di punggung badak Afrika adalah oxpecker. Burung ini menghabiskan sebagian besar waktunya di tubuh hewan besar untuk mencari makan.
Spesies baru yang digali di Kawah Haughton di Pulau Devon, Nunavut, diberi nama Epiatheracerium itjilik. Nama spesiesnya, "itjilik", berarti "beku" atau "embun beku"
Indonesia merupakan rumah bagi dua dari lima spesies badak di dunia, yaitu Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) dan Badak Sumatra (Dicerorhinus sumatrensis).
MENYAMBUT Hari Badak Sedunia, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung kembali menggelar Rhino Eco Run di KEK Tanjung Lesung-Banten.
GUBERNUR Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Gubernur Banten, Andra Soni di Surabaya sebagai upaya bersinergi menguatkan perekonomian antar daerah.
KLHK bersama Polda Sumsel berhasil menangkap ZA (60) pelaku perdagangan ilegal cula badak dan pipa gading gajah di Kota Palembang.
BPBD Lumajang mengevakuasi dan menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir berketinggian air 80 hingga 150 centimeter tersebut
Sedikitnya 400 kepala keluarga terdampak banjir setinggi 50-90 sentimeter akibat luapan Sungai Banter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved