Rabu 01 Desember 2021, 13:12 WIB

Kibarkan Bendera OPM Demo Mahasiswa Papua di Bali Dihadang Ormas PGN

Arnoldus Dhae | Nusantara
Kibarkan Bendera OPM Demo Mahasiswa Papua di Bali Dihadang Ormas PGN

MI/Arnold N
Demontrasi mahasiswa Papua di Bali dihadang ormas PGN karena mengibarkan bendera OPM, Rabu (1/12)

 

PULUHAN mahasiswa asal Papua melakukan aksi unjuk rasa di Jl. Raya Puputan Renon Denpasar, Rabu (1/12/2021). Mereka tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua Komite Kota Bali (AMP KK Bali) dan FRI west papua.

Unjuk rasa dilakukan dalam rangka memperingati  60 Tahun deklarasi kemerdekaan West Papua. Dalam aksinya, Mahasiwa meminta agar militerisasi di Papua dihapus serta mencabut perpanjangan Otsus. Bahkan mereka menuntut agar Papua diberikan hak untuk menentukan nasibnya sendiri terutama bagi bangsa West Papua.

Korlap yang juga Ketua AMP KK Bali Yubertinus Gobai alias Yesaya Gobai mengatakan, saat ini warga Papua menginginkan agar Indonesia memperhatikan hak- hak Papua. Untuk itu permintaan agar Indonesia mencabut perpanjangan Otsus menjadi sangat urgen.

Tuntutan lain adalah biarkan rakyat Papua menentukan nasibnya sendiri. Sebab ini ada rujukan sejarahnya. Pada 1 Desember merupakan tanggal yang sakral bagi bangsa West Papua. Tepat pada tanggal tersebut di tahun 1961, rakyat West Papua mendeklarasikan kemerdekekaanya.

"Bendera Bintang Kejora berkibar untuk pertama kalinya di Kota Hollandia-kini Jayapura sembari diiringi lagu kebangsann "Hai Tanahku Papua". Akan tetapi, deklarasi tersebut tak diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia yang menganggapnya sebagai negara boneka buatan Belanda," ujarnya.

Demontrasi elemen Papua di Bali ini dihadang ormas Patriot Garudan Nusantara (PGN), sebab mengibarkan bendera bintang kejora dalam unjuk rasa tersebut.

"Mereka mengibarkan bendera OPM di Bali. Itu melukai dan menodai NKRI. Kami lawan siapa pun yang ingin mengganggu NKRI," ujar Ketua PGN Gus Yadi.

Kehadiran PGN, jelas Yadi, membuat anak anak Papua melempari mereka dengan batu, kayu, panah dan sebagainya. Itu pun PGN pantang mundur. Mereka tetap maju melawan.

Dari pantuan di lokasi, jumlah pengunjuk rasa dari mahasiswa Papua sekitar 40-50 orang. Mereka menggunakan mobil pick up putih dilengkapi dengan sound system, satu bendera FRI West Papua, spanduk bertuliskan: "peringatan 60 tahun deklarasi kemerdekaan west papua". Beberapa poster bertuliskan: "kembalikan hak kedaulatan bangsa papua barat", "stop killing people in the name of NKRI."  (OL-13)

Baca Juga: Aksi Solidaritas Jurnalis untuk Wartawan Nurhadi

Baca Juga

MI/HO

Emak-Emak Kendal Ramaikan Lomba Futsal bersama Teman Sandi

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 12:23 WIB
Teman Sandi berharap dengan adanya kegiatan ini dapat membangkitkan semangat warga dan tentunya dapat mengajak masyarakat lebih...
MI/HO

Gelar Hackathon di Surabaya, Sahabat Ganjar Lanjut Cari Talenta Inovatif

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 12:17 WIB
Hackathon merupakan event kompetisi teknologi yang ditujukan untuk mahasiswa/i diseluruh penjuru Indonesia dengan tujuan menggali peran...
MI/Kristiadi

Bus City Trans Utama Masuk Jurang, 3 Orang Tewas

👤Kristiadi 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 11:19 WIB
Ketiga orang yang meninggal dunia itu adalah sepasang suami istri dan seorang kernet...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya