Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) terus mendorong agar kabupaten/kota di seluruh Indonesia memiliki subsektor ekonomi unggulan. Dalam rangka tersebut, Kemenparekraf/Baparekraf menggelar workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (Kata) Kreatif Indonesia di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (4/11).
Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Hariyanto, yang hadir mewakili Deputi Bidang Pengembagan Destinasi dan Infrastruktur, Vinsensius Jemadu, menjelaskan, kegiatan workshop ini merupakan bagian dari strategi pengembangan ekonomi kreatif Indonesia.
"Ini juga merupakan program strategis yang dikawal dan diakselarasi oleh Kemenparekraf/Baparekraf. Kenapa kegiatan ini strategis, karena sesuai dengan amanah regulasi yang ada, mulai dari Inpres Tahun 2019 sampai ada RPPS-nya, RPJM-nya, dan lain sebagainya," kata Hariyanto.
Dikatakan, kegiatan pembangunan daerah ekonomi kreatif Indonesia harus menunjukkan eksistensi dan output yang konkret. "Apa itu output yang konkret? Yaitu setiap kabupaten/kota di seluruh Indonesia harus didorong untuk memiliki subsektor ekonomi kreatif unggulan," katanya.
Melalui workshop ini, lanjut Hariyanto, segala potensi yang ada akan dikemas sedemikian rupa, sehingga dapat eksis dan tumbuh berkembang, termasuk dalam kondisi pandemi dan pascapandemi covid-19.
Ia berharap hal itu dapat betul-betul menggerakkan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif di Mataram, sehingga lebih konkret dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Baca juga: Perkuat Ekosistem Kreatif Daerah, Kemenparekraf Gelar Workshop di Mataram
"Nantinya mereka yang sudah mengikuti workshop akan kami masukkan database sebagai pelaku ekonomi kreatif dan pelaku usaha UMKM yang ada di Kota Mataram. Data-data itu kami pastikan akan kami maintenance dan nantinya menjadi bagian konten dari website kota kreatif Indonesia," ujarnya.
Selain itu, akan dihubungkan dengan para pihak yang berkepentingan, terutama di bidang pengembangan fasilitasi akses pembiayaan untuk mendapatkan akses permodalan.
Untuk mengatasi persoalan klasik permodalan, Hariyanto mengaku telah bekerja sama dengan PMN. "Bagi yang sudah bankable akan dikembangkan lebih lanjut melalui kerja sama Kemenparekraf dengan Bank rakyat Indonesia (BRI)," tutur dia.
Yang teranyar, Hariyanto menjelaskan jika mereka diarahkan untuk melakukan kolaborasi dan sinergitas dengan APBI. "Jadi bekerja sama dengan asosiasi perbelanjaan yang ada di mal-mal yang ada di kota besar pada saatnya nanti. Itulah upaya upaya kami lakukan," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Mataram yang diwakili Asisten Daerah I, Lalu Martawang, memaparkan, di Kota Mataram potensi ekonomi kreatif yang bisa dikembangkan antara lain dari bidang kriya. "Kemudian subsektor kuliner, musik, dan seterusnya, sehingga melalui pengembangan kota kreatif inilah unggulan menjadi subsektor menjadi penggalang, pendorong sub-subsektor yang lainnya," tutur dia.
Dengan begitu, ia optimistis hal tersebut akan menggerakkan sektor perekonomian lainnya yang ada di Kota Mataram. "Sehingga semua potensi ekonomi kreatifnya bergerak yang akan berdampak positif pada perekonomian di Kota Mataram dan sekitarnya," harap dia. (RO/S-2)
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
Amran menegaskan, kunci swasembada bawang putih terletak pada keberanian menetapkan target luas tanam yang memadai dan konsistensi kerja di lapangan.
Periode 1-10 Februari 2026 atau dasarian I Februari terdapat peluang hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian sebesar 70 hingga lebih dari 90 persen.
Sirkulasi angin dari sistem tekanan rendah tersebut, menurutnya, masih cukup kuat untuk memicu hembusan angin kencang di wilayah NTB, meski tidak sebesar dampak Bibit Siklon Tropis 97S
Berikut prakiraan cuaca Senin 12 Januari 2026 untuk kota-kota besar di Indonesia dikutip dari BMKG
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
Penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.
Karya kreatif perlu dibangun melalui proses nyata, bukan sekadar tugas akademik, agar menghasilkan output relevan bagi masyarakat dan ekosistem daerah.
Melalui kolaborasi ini, Prasetiya Mulya dipercaya untuk memberikan pendampingan dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif bagi pelaku UMKM di 12 desa yang ada di 12 kecamatan terpilih.
Bosan dengan Bali? Temukan 7 destinasi WFA terbaik di Indonesia tahun 2026. Panduan lengkap infrastruktur internet, biaya hidup, dan komunitas digital nomad.
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
Selain menjadi pusat operasional regional, kantor pusat ini pun dirancang untuk menampung berbagai aktivitas korporasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved