Selasa 19 Oktober 2021, 20:19 WIB

Buron Sejak 2016, Koruptor Dana Rehab Rekon Gempa DIY Ditangkap

Agus Utantoro | Nusantara
Buron Sejak 2016, Koruptor Dana Rehab Rekon Gempa DIY Ditangkap

DOK MI
Ilustrasi

 

TIM INTELEJEN Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (19/10) menangkap Lilik Karnaen, 64, terpidana kasus korupsi dana rehabilitasi dan rekontruksi untuk korban gempa DIY. Lilik, yang buron sejak 2016, ditangkap di tempat persembunyiannya di sebuah  hotel di Kota Bandung, Jawa Barat.

Plt. Kepala Kejaksaan Tinggi DIY, Dr. Tanti A Manurung menjelaskan, terpidana kasus korupsi ini, buron sejak 21 Desember 2016 lalu. "Setelah tertangkap, Lilik harus menjalani pemidanaannya yakni 4 tahun penjara, tanpa potongan masa tahanan,"  katanya.

Lilik yang sebelumnya menjabat sebagai dosen STTNas Yogyarta dan Lurah Dlingo, Juni Junaidi, memotong dana bantuan Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Gempa Bumi di DIY yang bersumber dari APBN sebesar 20 persen setiap penerima.

"Di Dlingo, ada 315 orang yang berhak menerima dana bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi masing-masing Rp15 juta dan setiap penarima dipotong 20 persen," ujarnya.

Dari pemotongan tersebut, jelas Tanti, terkumpul dana sebesar  Rp911.250.000 yang kemudian dibagi dengan Lurah Dlingo, Juni Junaidi. Disebutkan, Lilik menerima Rp372.750.000 dan sisanya untuki Juni Junaidi.

Dalam proses hukum, ujarnya lagi, dua orang ini diproses secara terpisah. Juni Junaidi yang dijatuhi penjara selama 4 tahun  telah menjalani hukumannya.

Lilik kabur saat menunggu putusan kasasi dari Mahkamah Agung. Oleh Mahkamah Agung, Lilik juga dinyatakan bersalah dan  dipidana penjara selama 4 tahun serta denda sebesar Rp200 juta dengan ketentuan jika denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana  kurungan selama 6 bulan.

"Saat itu Lilik juga sedang menjalani pidana kasus lain yang sudah  berkekuatan hukum tetap. Beberapa hari sebelum putusan kasasi turun, pidana yang sedang dijalani Lilik, selesai sehingga harus dibebaskan.  Saat Kejaksaan akan mengeksekusi, Lilik sudah kabur," katanya. (OL-15)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Basri Marzuki

Karst Maros-Pangkep Bersiap Menuju UNESCO Global Geopark

👤Lina Herlina 🕔Jumat 20 Mei 2022, 18:05 WIB
Karst Maros Pangkep termasuk salah satu karst kelas dunia yang memiliki keindahan, keunikan, flora dan fauna, nilai-nilai ilmiah dan sosial...
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Angka Stunting di Klaten Turun Menjadi 9,3 Persen

👤Djoko Sardjono 🕔Jumat 20 Mei 2022, 17:58 WIB
Bupati meminta OPD memaksimalkan anggaran dan komitmen untuk menurunkan angka stunting. Meskipun saat ini angka stunting di Klaten...
Ist

Ibas dan AHY Kunjungi Destinasi Wisata Pantai Watu Bale Pacitan

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 20 Mei 2022, 17:46 WIB
Selain menikmati sensasi menyeberangi Jembatan Nyali, Ibas dan AHY menyempatkan untuk mengabadikan momen di beberapa spot foto Pantai Watu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya