Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH daerah di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat rawan mengalami bencana hidrometeorologi. Jelang puncak musim penghujan, masyarakat diimbau untuk mewaspadainya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu, menjelaskan saat ini curah hujan di Kabupaten Kuningan sudah mulai mengalami peningkatan. "Walaupun puncak musim hujan diprakirakan akan terjadi Januari 2022, kami tetap mengimbau masyarakat untuk waspada sejak dini," tutur Indra, Senin (11/10).
Bencana yang hidrometeorologi yang harus diwaspadai masyarakat Kabupaten Kuningan terutama tanah longsor dan pergerakan tanah. Selain itu bencana banjir akibat luapan sungai maupun lingkungan yang tidak terjaga kebersihannya harus juga diwaspadai.
Selain mewaspadai curah hujan yang tinggi, Indra juga meminta masyarakat untuk mulai memperhatikan lingkungan sekitar masing-masing. Jika ada saluran air yang tersumbat sampah, hendaknya dibersihkan. "Kami juga telah mempersiapkan sarana dan prasarana penanggulangan bencana," tutur Indra.
Berdasarkan data yang dihimpun dari BPBD Kabupaten Kuningan, pada renteng Januari hingga September 2021, terjadi 133 bencana. Dari jumlah tersebut, didominasi kejadian tanah longsor sebanyak 97 kejadian.
Selain tanah longsor, bencana lainnya adalah angin kencang 11 kejadian, rumah ambruk 10 kejadian, banjir 6 kejadian, kebakaran rumah 4 kejadian dan gerakan tanah 3 kejadian. Ada pula orang hanyut dan orang tenggelam masing-masing satu kejadian.
Dilihat dari waktu kejadian, paling banyak terjadi pada Januari yaitu 49 kejadian. Sedangkan pada bulan lainnya, Februari tercatat ada 15 kejadian, Maret 47 kejadian, April sepuluh kejadian, Mei ada lima kejadian, Juni tiga kejadian, Juli satu kejadian, Agustus dua kejadian dan September satu kejadian.
BMKG Stasiun Meteorologi Kerajati, Kabupaten Majalengka memprakirakan musim hujan 2021/2022 di wilayah Cirebon akan datang lebih awal. Kabupaten Kuningan menjadi salah satu daerah di wilayah Cirebon yang musim hujannya diprakirakan maju dua sampai tiga dasarian dibandingkan kondisi rata-rata. Sejumlah kecamatan di Kabupaten Kuningan akan memasuki musim hujan pada Oktober dasarian I meskipun ada pula yang memasuki musim hujan pada Oktober dasarian II dan III. (OL-15)
Daftar titik macet arus mudik Lebaran 2026 di Jawa Barat. Cek jadwal one way Tol Cipali, titik pasar tumpah Pantura, dan rawan longsor di jalur Selatan Jabar.
Polda Jabar siagakan 26.692 personel gabungan untuk Operasi Ketupat Lodaya 2026. Simak rincian pengamanan arus mudik dan balik Lebaran di Jawa Barat di sini.
Bank Mandiri Jawa Barat menyiapkan uang tunai sebesar Rp4,58 triliun untuk pengisian ATM/CRM pada periode 24 Februari hingga 25 Maret 2026.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas korporasi di bulan suci Ramadan, melainkan wujud nyata kehadiran Pegadaian di tengah masyarakat.
GELIAT ekonomi syariah di Jawa Barat (Jabar) terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini tercermin dari kokohnya ekosistem industri halal di wilayah tersebut.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kompleksitasnya persoalan tambang di Jawa Barat. Tidak hanya yang ilegal, menurutnya yang legal pun tidak luput dari berbagai masalah.
Hasil asesmen ini selanjutnya akan dilakukan penanganan perbaikan agar kembali ditempati warga dengan aman dan nyaman.
Pergerakan tanah di Kecamatan Bantargadung terjadi di Desa Bantargadung dan Bojonggaling. Kondisi itu bersamaan meningkatnya intensitas curah hujan sejak Rabu (4/3).
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat melakukan mitigasi mandiri.
Banjir bandang dan longsor di Ngawen, Gunungkidul mengakibatkan belasan rumah rusak, kendaraan terseret air, dan akses jalan terputus. Cek detail kerugiannya.
Tembok SMPN 182 Jakarta sepanjang 65 meter roboh diduga akibat tanah urukan labil. BPBD DKI memastikan tak ada korban amun drainase sekolah tersumbat total.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Agam (BPBD) menyatakan dua jembatan darurat di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, hanyut terbawa banjir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved