Kamis 07 Oktober 2021, 15:10 WIB

Bangkit dari Pandemi, Desa di Kudus Kembangkan Agrowisata Nanas

Jamaah | Nusantara
Bangkit dari Pandemi, Desa di Kudus Kembangkan Agrowisata Nanas

ANTARA FOTO/Rahmad
Ilustrasi buah nanas

 

KELOMPOK sadar wisata (Pokdarwis) Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kudus, Jawa Tengah, mulai bergeliat kembangkan sektor agrowisata buah nanas. Sedikitnya 1.500 bibit buah nanas ditanam di lahan milik Pemdes setempat, Kamis (7/10).

"Meski pandemi covid-19, kami akan tetap bangkit kembangkan sektor wisata Desa demi perputaran ekonomi masyarakat Desa Pedawang. Total ada 1.500 bibit buah nanas ditanam sebagai upaya bangkitkan wisata edukasi buah nanas," kata Ketua Pelaksana Pokdarwis Desa Pedawang Rubiyanti usai penanaman bibit buah nanas secara simbolis.

Dari 1.500 bibit yang ditanam, terdapat 8 jenis bibit buah nanas. Dari hasil studi banding yang dilakukan, delapan jenis buah nanas tersebut dinilai cocok untuk dikembangkan di lahan pertanian desa setempat.

"Jenis bibit nanas yang ditanam yakni seperti jenis lokal sendiri, ada nanas dari Subang, ada nanas Siak Riau, ada juga dari Blitar, jenis nanas merah, nanas madu pemalang, dan lainnya," jelasnya.

Pihaknya menceritakan rencana ke depan sudah tersusun. Sebagai desa wisata, memanfaatkan buah nanas nantinya juga dapat dimanfaatkan sebagai wisata edukasi mulai tanam buah nanas, perawatan hingga petik buah nanas langsung dari kebunnya.

"Kami tidak tunggu 1 tahun untuk panennnya. Kami akan kembangkan serat daunnya, kita sudah punya projek tertentu (kerajinan), untuk mengolah serat daun nanas," terangnya.

Baca juga: Vaksinasi Industri di Kudus Sasar 500 Ribu Pekerja

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus Mutrikah mengapresiasi upaya masyarakat Desa Pedawang dalam berkembang meski ditengah pandemi covid-19. Inovasi dan kreativitas mengolah buah nanas yang dimiliki menjadi daya tarik wisata, mengingat agrowisata kebun buah nanas menjadi satu-satunya di Kudus.

"Karena yang diangkat ini adalah pertanian harapannya membuka suatu peluang wisata agro. Wisata agro kebun buah nanas ini hanya di Desa Pedawang saja, yang lain belum ada," ungkap Mutrikah.

Pihaknya berpesan masyarakat desa wisata harus mampu mengekplorasi potensi yang ada agar terus mampu berkembang. Meski belum ada investor, dengan kreativitas yang dikembangkan nantinya mampu mewujudkan desa wisata mandiri.

"Kita harapkan desa wisata bisa mandiri dari segi ekonomi, masyarakat bisa berkegiatan tingkatkan ekonomi. Masyakarat kita gerakan, inovasi produk menjadi nilai tambah," sambungnya.

Hingga kini, di Kabupaten Kudus terdapat 28 desa wisata dengan kategori desa wisata rintisan, desa wisata berkembang dan desa wisata maju.(OL-5).

Baca Juga

Antara/Bagus Suryo

Widodo Terpilih Jadi Rektor Universitas Brawijaya 2022-2027 

👤Bagus Suryo 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 19:45 WIB
Widodo terpilih menjadi rektor mengungguli dua calon kuat lainnya, yaitu Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Imam Santoso dan Dekan Fakultas...
Antara/Bayu Pratama S

Petani Di Bangka Berharap Harga TBS Kembali Naik, Harga Masih Rp1.800/Kg 

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 19:30 WIB
"Kita pernah mengalami harga sawit itu Rp1.200/kg, saat ini sulit sekali mengharapkan keutungan kalau ada pun sangat minim,"...
ANTARA

Ganjil Genap Masih Diterapkan di Jalur Utama Puncak-Cianjur

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 19:23 WIB
Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan, mengatakan pihaknya masih memberlakukan sistem ganjil genap untuk kendaraan dari luar kota menuju...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya