Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN dengan intensitas tinggi di wilayah Papua memicu banjir di dua kabupaten, yakni Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabupaten Nabire. Selain hujan, meluapnya Sungai Mantembu, Kali Dingin, Kali Wanggar dan Kali Yaro, juga mendorong terjadinya banjir pada Selasa (14/9) pagi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Yapen menginformasikan terdapat dua distrik yang terdampak, yakni Kp Imandoa, Kp Manaini, Kp Rawa Gang 1, Kp Cina Tua di Kelurahan Serui Kota dan Kp Bawai di Kelurahan Tarau, Distrik Yapen Selatan dan Distrik Anotaurei. Selain banjir, peristiwa ini juga mengakibatkan dua unit rumah longsor di Kp Imandoa.
Baca juga: Cuaca Ekstrem, Tiga Kabupaten di Sulawesi Selatan Terendam Banjir
Sedangkan, BPBD Kabupaten Nabire mencatat 1.050 KK yang berada di Distrik Yaro terdampak bencana banjir. "Yaro 1 (Jaya Mukti) sebanyak 250 KK terdampak, sedangkan Yaro 2 (Makmur) sebanyak 250 KK terdampak," ujar Pusdalops BPBD Kab Nabire Medy Tanopa melalui pesan singkat, Selasa (14/9).
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketinggian muka air berkisar 40-200 cm. Kondisi ini menyebabkan akses jembatan menuju Desa Parauto di Kabupaten Nabire pun terputus. Pihaknya sudah mengerahkan perahu karet untuk melakukan pendataan dan koordinasi penanganan bencana banjir.
Baca juga: BMKG: Waspada Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter
"Karena akses jembatan putus, kami berusaha menyeberang dengan peralatan perahu karet," jelas Medy.
Kondisi cuaca terkini di lapangan terpantau berawan mendung. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga mengeluarkan informasi mengenai prakiraan musim hujan untuk Papua, yang diprediksi terjadi pada September-November.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiagaan terhadap potensi cuaca yang memicu bencana hidrometeorologi. Seperti, banjir, tanah longsor dan angin kencang. Masyarakat juga dapat memantau potensi bencana di wilayah sekitar melalui InaRisk.(OL-11)

Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
UNICEF memberikan apresiasi tinggi atas komitmen kepemimpinan Indonesia dalam membangun kualitas generasi masa depan melalui penguatan gizi ibu dan anak.
Sebanyak 1.360 penari Tamborin yang berasal dari pelajar dan demoninasi gereja memeriahkan perayaan masuknya Injil ke Papua itu.
PEMERHATI sepak bola nasional dari Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Irhas, mengatakan, upaya pembinaan talenta muda sepak bola di Indonesia Timur harus terus ditingkatkan.
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
POLRES Mamberamo Raya menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas sungai yang terjadi di Sungai Mamberamo dan mengakibatkan tiga orang warga dilaporkan hilang terbawa arus, Jumat (16/1).
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved