Senin 13 September 2021, 21:40 WIB

YPM Salman ITB Dukung Pencapaian Kekebalan Komunal di Bandung

Bayu Anggoro | Nusantara
YPM Salman ITB Dukung Pencapaian Kekebalan Komunal di Bandung

MI/BAYU ANGGORO
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana saat mengunjungi Sentra Vaksinasi yang digelar YPM Salman ITB

 

SENTRA vaksinasi di Kota Bandung, Jawa Barat, terus ditambah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya Salman ITB yang
sudah menyalurkan 5.000 dosis vaksin.

Senin (13/9), untuk kesekiankalinya kembali melakukan vaksinasi di Masjid Salman yang berada di kawasan kampus Institut Teknologi Bandung.

Ketua Umum Yayasan Pembina Masjid Salman ITB, Suwarno, mengatakan,
kehadiran vaksin covid-19 memang berdampak besar bagi keberlanjutan roda kehidupan. Selain terlindungi, masyarakat yang telah mendapatkan
vaksinasi mulai menerapkan disiplin protokol kesehatan sehingga menjadi
kebiasaan sehari-hari.

"Vaksinasi menjadi jalan untuk bisa hidup berdampingan dengan covid-19, dengan tetap mewaspadai risiko penularan," katanya.

Hingga saat ini, menurut Suwarno, jumlah masyarakat yang telah divaksinasi sampai dosis kedua berjumlah hampir 35 juta orang.

Angka ini masih jauh dari target yang diarahkan pada pembentukan herd
immunity. "Kami menyadari pentingnya vaksinasi dan besarnya keinginan
untuk memulihkan kondisi negeri," ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya membangun sentra vaksinasi ini sebagai bagian
dari kontribusi pihaknya dalam penanganan covid-19. Vaksinasi massal
Masjid Salman ITB ini diperuntukkan bagi masyarakat umum, mulai
dari usia produktif hingga lansia.

Secara khusus, vaksinasi ini juga ditujukan untuk para petugas rumah ibadah dan mereka yang bertugas di ruang publik yang rentan menjadi titik penyebaran virus.

"Inilah wujud manfaat yang diberikan Masjid Salman ITB
#DariMasjidUntukSemua. Seluruh peserta vaksinasi yang telah terdaftar
mengikuti berbagai tahapan vaksinasi sesuai prosedur, mulai dari tahap
screening kesehatan, penyuntikan vaksin, sampai observasi pasca
vaksinasi," ujarnya.

Dia berharap semua usaha ini bisa membantu pemerintah mewujudkan
vaksinasi yang sedapat mungkin menjangkau semua kalangan.

"Hingga Jawa Barat khususnya Kota Bandung bisa segera tercapai kekebalan kelompok, herd immunity. Dengan demikian maka pergerakan masyarakat akan sehat, aman, dan ekonomi jua akan berjalan dengan baik," katanya seraya menyebut vaksin ini juga nantinya akan menjangkau pedagang kaki lima di sekitar Masjid Salman karena mereka juga terdampak.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengapresiasi langkah ini. "Saya
mengucapkan terima kasih dan apresiasi," katanya saat meninjau sentra
vaksinasi Salman ITB.

Untuk bisa membentuk herd immunity penduduk Kota Bandung yang berjumlah 2,5 juta, menurutnya, pemerintah harus memvaksinasi minimal sekitar 1,3 juta warga. "Bandung punya vaksinator yang banyak, Insya Allah kami punya keyakinan akhir tahun target tercapai," katanya.

Dia pun mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam penanganan
pandemi ini. "Vaksin bukan kepentingan kita sendiri, tapi kepentingan
banyak orang. Ikhtiar ini adalah upaya kita semua, semoga menjadi amal dalam menyelesaikan pandemi covid-19," tandas Yana. (N-2)

Baca Juga

MI/Djoko Sardjono

Kasus Covid-19 di Klaten Turun, Masyarakat Jangan Euforia

👤Djoko Sardjono 🕔Kamis 23 September 2021, 06:35 WIB
Kasus covid-19 di Klaten kini menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan. Namun, masyarakat diminta tetap waspada dan tidak...
Antara

Ruang Perawatan Pasien Covid-19 Di DIY Mulai Dialihkan Ke Pasien Umum

👤Ardi Teristi 🕔Rabu 22 September 2021, 23:22 WIB
Beberapa rumah sakit rujukan di DIY mulai mengganti peruntukan tempat tidur pasien, dari untuk menangani pasien Covid-19 menjadi tempat...
DOK MI

Ratusan Sekolah Lanjutan Atas Di Sulsel Laksanakan PTM Terbatas

👤Lina Herlina 🕔Rabu 22 September 2021, 23:14 WIB
SEBANYAK 633 sekolah tingkat menengah atas (SMA)/sederajat di Sulawesi Selatan mulai menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) secara...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Sarjana di Tengah Era Disrupsi

Toga kesarjanaan sebagai simbol bahwa seseorang memiliki gelar akademik yang tinggi akan menjadi sia-sia jika tidak bermanfaat bagi diri dan orang banyak di era yang cepat berubah ini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya