Kamis 02 September 2021, 02:00 WIB

Tomat dan Pisang Turut Picu Inflasi Kota Cirebon

Mediaindonesia.com | Nusantara
 Tomat dan Pisang Turut Picu Inflasi Kota Cirebon

Almanac.com
Ilustrasi: tomat.

 

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon, Jawa Barat, mendata kenaikan harga tomat, pisang, tarif dokter spesialis, dan beras memicu inflasi 0,09 persen pada bulan Agustus 2021, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,18.

"Harga tomat menjadi salah satu pemicu inflasi di Kota Cirebon," kata Kepala BPS Kota Cirebon Joni Kasmuri di Cirebon, Rabu.

Menurutnya pada Agustus 2021, Kota Cirebon mengalami inflasi 0,09 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,18. Dari tujuh kota pantauan IHK di Provinsi Jawa Barat, tercatat enam kota mengalami inflasi dan satu kota deflasi.

Joni mengatakan beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga pada Agustus 2021, antara lain, biaya masuk Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), beras, tomat, pisang, dan tarif dokter spesialis.

"Inflasi Kota Cirebon pada bulan Agustus 2021 0,09 persen," ujarnya

Ia melanjutkan pada Agustus 2021 dari 11 kelompok pengeluaran tujuh mengalami inflasi dan tiga deflasi, dan satu kelompok lainnya tidak mengalami perubahan indeks.

Kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi yaitu pakaian dan alas kaki sebesar 0,02 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,19 persen.

Selanjutnya kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,15 persen, kelompok kesehatan sebesar 1,41 persen dan kelompok pendidikan sebesar 1,43 persen.

"Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,11 persen, perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,23 persen," tuturnya.

Joni menambahkan untuk kelompok yang mengalami deflasi yaitu makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,20 persen, kelompok transportasi sebesar 0,21 persen dan kelompok informasi, komunikasi, serta jasa keuangan sebesar 0,06 persen.

"Kelompok yang tidak mengalami perubahan indeks yaitu kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya," katanya. (Ant/OL-12)

Baca Juga

ANTARA/Muhammad Sidkin Ali

BNPB Kirimkan Tim Reaksi Cepat dan Logistik untuk Penanganan Erupsi Gunung Semeru

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 05 Desember 2021, 05:28 WIB
Kepala BNPB akan menuju ke Kabupaten Lumajang untuk memastikan penanganan darurat bencana secara cepat dan tepat, khususnya evakuasi dan...
Antara/STR

Kemenkes : Sebagian Korban Erupsi Gunung Semeru Alami Luka Bakar 

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 23:45 WIB
"Korban dari lapangan terpantau bahwa sebagian adalah luka bakar," kata Eka Jusuf...
AFP/STR

112 Gardu Listrik Terdampak Erupsi Gunung Semeru 

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 23:30 WIB
"Kami telah memulihkan dan menyalakan kembali 30 gardu terdampak. Alhasil sudah ada 7.508 pelanggan terdampak telah mendapatkan suplai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya