Rabu 18 Agustus 2021, 15:45 WIB

Pemprov Sumsel Salurkan Tabung Oksigen ke RS Rujukan Covid Bantuan dari SKK Migas

Dwi Apriani | Nusantara
Pemprov Sumsel Salurkan Tabung Oksigen ke RS Rujukan Covid Bantuan dari SKK Migas

MI/Dwi Apriani
Wagub Sumsel Mawardi Yahya menerima bantuan berupa tabung oksigen sebanyak 50 tabung lengkap dengan regulator oksigen dari SKK Migas.

 

KERJA kolaborasi berbagai pihak dalam penanganan Covid-19 di Sumsel terus dilakukan. Terbaru, Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan kembali menerima bantuan berupa tabung oksigen sebanyak 50 tabung lengkap dengan regulator oksigen dari SKK Migas - KKKS Sumsel, Rabu (18/8/2021).

Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengatakan, bantuan tersebut merupakan bukti keseriusan berbagai pihak dalam penanganan Covid-19 di Sumsel. "Bantuan ini tentu akan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Ini juga diharapkan dapat memantik perusahaan penghasil oksigen lainnya untuk membantu kebutuhan oksigen ini," kata Mawardi.

Menurutnya, bantuan oksigen tersebut nantinya akan disebar ke sejumlah rumah sakit rujukan di Sumsel. "Ini akan kita sebar. Khususnya rumah sakit mendesak membutuhkan oksigen. Saat ini kita dibantu sebanyak 50 tabung. Tapi, kita usulkan juga agar bisa dilakukan penambahan khususnya bantuan tabung, termasuk juga ISO Tank," ujarnya.

Ia menyebut, saat ini stok oksigen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sumsel sangat aman dan terkendali. Termasuk juga untuk memenuhi kebutuhan oksigen provinsi lain. Hanya saja, kurangnya ISO Tank menjadi salah satu kendala sehingga daya tampung liquid oksigen tersebut cukup terbatas.

"Untuk oksigen, kita tidak kekurangan. Bahkan kita bisa membantu provinsi lain untuk memenuhi kebutuhan oksigen ini. Namun, kendala kita adalah kurangnya ISO Tank untuk menampung liquid oksigen tersebut. Kita harapkan ada bantuan dari pihak lain untuk ISO Tank ini," paparnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Perwakilan Sumbagsel, Anggono Mahendrawan mengatakan, bantuan oksigen tersebut diberikan sebagai bentuk keseriusan SKK Migas untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.

"Kita tahu bantuan ini jauh dari kata cukup, namun kita berharap ini dapat meringankan. Ini merupakan andil kami dalam penanganan covid-19 di Sumsel," tuturnya.

Ia menjelaskan, covid-19 ini menimbulkan dampak yang cukup luas bagi masyarakat. Sebab itu, penanganan secara kolaborasi dan cepat harus terus dilakukan.

"Covid-19 ini dampaknya luar biasa. Ekonomi, kesehatan, dan aktivitas sosial yang sangat terdampak. Kita harapkan dengan kerjasama dan bantuan semua pihak, persoalan ini dapat segera teratasi," pungkasnya. (DW/OL-10)

Baca Juga

DOK/SEMEN GRESIK

Gelar Halalbihalal, Dirut Semen Gresik Perkuat Kinerja Manajemen dan Karyawan

👤Haryanto 🕔Jumat 27 Mei 2022, 14:20 WIB
Halalbihalal tahun ini sangat spesial karena manajemen dan karyawan dapat saling bersilaturahmi setelah dua tahun segala interaksi menjadi...
 ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Basabali Wiki Gelar Lomba Menulis Opini Sikap dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Akibat Konflik

👤Arnoldus Dhae 🕔Jumat 27 Mei 2022, 14:15 WIB
Kompetisi Wikithon Partisipasi Publik dengan topik Pengungsi ini, terbuka bagi siswa SMP di Bali dan juga masyarakat...
Ist/Pemprov Babel

Babel Berangkatkan Jemaahnya Melalui Embarkasi Antara

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Mei 2022, 14:13 WIB
Pemprov Babel berusaha agar pemberangkatan calon jemaah haji asal Babel Tahun 1443 H/2022 M, lebih baik dari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya