Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI ditengah pandemi Covid-19, penyerapan beras di wilayah Sumatra Selatan dan Bangka Belitung masih terus dilakukan. Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik Divisi Regional Sumsel dan Babel mengklaim saat ini pencapaian penyerapan atau pengadaan beras di wilayahnya sudah melampaui target.
Diketahui tahun ini, pihaknya menargetkan penyerapan beras Bulog Sumsel Babel sebesar 50.000 ton beras. Namun pada pertengahan Juli 2021 ini, capaiannya sudah mendekati 60.000 ton beras atau sudah jauh melampaui target yang ada.
Pimpinan Bulog Divre Sumsel Babel, Ali Ahmad Najih Amsari mengatakan, pihaknya tetap optimal menyerap beras dari petani di wilayah Sumsel dan Babel. Utamanya petani di wilayah Banyuasin, OKI, OKUT, dan lainnya yang merupakan sentra penghasil beras.
"Walau sudah capai target, tapi kita tetap optimal melakukan penyerapan. Ini sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Sumsel yang meminta agar Bulog tetap menyerap beras petani untuk memastikan ketahanan pangan kita," ujar Ali, kemarin.
Bahkan, kata Ali, saat ini penyerapan di daerah penghasil beras akan dilakukan hingga akhir Desember 2021. "Kita bersyukur karena sudah capai target, dan saat ini masih dalam masa panen, sehingga kita di lapangan tetap melakukan penyerapan beras," kata dia.
Dengan penyerapan ini, kata dia, maka mempengaruhi stok atau ketersediaan beras di gudang Bulog. Ali menjelaskan, saat ini stok di gudang Bulog bisa memenuhi kebutuhan beras hingga 12 bulan kedepan.
"Stok kita aman, hingga 12 bulan ke depan pun masih cukup memenuhi kebutuhan. Stok melimpah," ucapnya.
Untuk tetap menjaga kualitas stok beras, pihaknya tetap melakukan perawatan rutin. Selain itu juga, menjalankan instruksi pemerintah yakni mengeluarkan stok beras untuk program bantuan sosial kepada masyarakat.
"Dengan adanya pengeluaran beras melalui program pemerintah ini tentu akan berpengaruh beras pada upaya maksimal kita menyerap beras dari petani. Karena itu, kita berharap program pemerintah akan lebih banyak lagi sehingga stok di gudang bisa berkurang dan kembali ada perputaran serapan beras yang lebih baik," pungkasnya. (DW/OL-10)
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Perum Bulog resmi melepas kontainer ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan Jemaah Haji Indonesia Tahun 2026.
Gabah tersebut tetap dibeli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram meski kualitasnya menurun akibat terendam lumpur.
Peluncuran GPM serentak telah dimulai sejak 9 Februari 2026 dan akan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah.
Perum Bulog melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara serentak di seluruh Indonesia guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga beras serta Minyakita.
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin (2008-2018) meninggal dunia di Jakarta. Simak perjalanan dan warisan pembangunannya bagi Bumi Sriwijaya.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ini kata BMKG. soal anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa gempa Banyuasin tidak lazim karena terjadi di wilayah yang belum pernah terjadi gempa.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
GUBERNUR Sumsel mengaku sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersingkat birokrasi dan menghapus birokrasi yang bertele-tele.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved