Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR LBH Papua, Emmanuel Gobay mengatakan sebanyak 23 mahasiswa Universitas Cenderawasih ditangkap oleh polisi saat melakukan aksi unjuk rasa menolak Otonomi Khusus Jilid II di Jayapura, Papua pada Rabu (14/7).
"Berdasarkan jumlah keseluruhan, yang ditangkap ada 23 orang masa mahasiswa yang ditangkap masing-masign dari 3 tempat yang berbeda," kata Gobay saat dikonfirmasi, Rabu (14/7).
Gobay mengatakan terdapat lima mahasiswa yang luka-luka akibat tindakan represif yang dilakukan oleh kepolisian. Kekerasan itu dilakukan di tempat berbeda, yaitu tiga orang pertama dilakukan di sekitar Uncen Bawah, Abepura, satu orang lain berada di Unecn Atas Waena dan yang lainnya di sekitar wilayah Dok 8. Setelah itu mahasiswa dibawa ke Mapolres Jayapura.
"Alasan penahanan massa Aksi Mahasiswa dan Pemuda ini dikarenakan mereka tidak membubarkan diri saat diminta bubar sehingga pihak kepolisian mengamankan masa aksi ke Mapolresta Jayapura," jelas dia.
"10 orang diangkut dari Uncen bawah, 10 orang diangkut dari Uncen atas dan 3 orang diangkut dari Dok 9," pungkasnya.
Terpisah, Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal membenarkan penangkapan sejumlah mahasiswa Uncen tersebut. Ia menyebut 23 mahasiswa itu masih diamankan di Polres Jayapura.
Namun, Kamal belum dapat menuturkan lebhi lanjut mengenai jumlah mahasiswa yang ditangkap oleh pihaknya. Ia mengatakan yang jelas 23 mahasiswa itu tidak mengindahkan imbauan aparat untuk membubarkan diri.
Baca juga: Harapan Besar di Balik Perubahan Kedua UU Otsus Papua
"Sudah diingatkan untuk tidak keluar kampus (saat unjuk rasa). Dan izin tidak diberikan karena situasi Kota Jayapura zona merah," jelas Kamal.
Berikut 22 nama dari 23 mahasiswa yang ditahan yang didapat dari korlap aksi, Alfa Hisage:
1. Gerson pigai
2. Yabet Dekei
3. Maikel Pekei
4. Enggel You
5. Doni Pekei
6. Fredi Tekege
7. Oliso Pakage
8. Jekson Addi
9. Harun Pigai
10. Martinus keiya
11. Yulius Tekege
12. Abniel Doo (dipukul, kepalanya bocor, jari tangan)
13. Amandus Pokuai (dipukul di bagian tangan kiri)
14. Leo Pekei (dipukul kepalanya)
15. Cristian Kobak
16. Venus Kabak
17. Mellky Asso
18. Manu Iyaba
19. Oktovianus Gobai
20. Yarius Yando
21. Aminas Heluka
22. Edi Payage.
(OL-4)
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Delpedro Marhaen bentangkan bendera Iran di PN Jakpus, tuntut Presiden Prabowo mundur dari Board of Peace (BoP) dalam sidang putusan kasus penghasutan.
Gelombang protes pecah di penjuru Amerika Serikat usai tewasnya Ali Khamenei. Demonstran sebut kebijakan Trump sebagai bentuk tirani dan menyeret AS ke perang tanpa akhir.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
100 mahasiswa lintas program studi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cikarang bakal diterjunkan ke 38 desa pada pertengahan 2026 untuk mengikuti program BSI Explore 2026.
Menggunakan model bisnis Business-to-Consumer (B2C), Sumbu Kakao menyasar UMKM kuliner berbasis arang dan rumah tangga.
Pengakuan pemerintah terhadap berbagai use case teknologi ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan arsitektur sistem keuangan nasional.
Begitu juga di jalur penyeberangan laut Daratan Aceh-Pulau Simeulue, penyeberangan Singkil-Pulau Banyak dan Banda Aceh-Sabang.
Puluhan mahasiswa dari Universitas Almuslim turun langsung membantu masyarakat memulihkan sektor pertanian pascabencana banjir Aceh
ajang ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal serta mendorong kontribusi nyata generasi muda Buddhis bagi kedaulatan NKRI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved