Kamis 21 April 2016, 10:00 WIB

AS Puji Penanggulangan Bencana RI

MI | Nusantara
AS Puji Penanggulangan Bencana RI

Latihan evakuasi korban tsunami--ANTARA/Destyan Sujarwoko

 

PEMERINTAH Amerika Serikat (AS) memuji kemajuan program penanggulangan bencana di Indonesia. Duta Besar Amerika Serikat Robert O Blake mengungkapkan itu di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, kemarin (Rabu, 20/4).

Dalam keterangan tertulis yang diterima Media Indonesia, Robert menilai dalam penanggulangan bencana, Indonesia telah melakukan kerja sama dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan yang lebih maju ketimbang negara lain.

Dalam kunjungan itu, pemerintah AS dan Indonesia sepakat untuk terus membangun kerja sama di bidang penanggulangan bencana.

Robert O Blake juga menyempatkan diri untuk meninjau ruang diorama edukasi bencana dan Pusdalops di Gedung Graha BNPB serta sistem pantauan bencana In Aware yang didukung AS melalui Pacific Disaster Center (PDC).

Kepala BNPB Willem Rampangilei mengatakan pemerintah AS dan Indonesia telah memiliki kerja sama yang panjang. Salah satu bentuk kerja sama itu ialah adaptasi beberapa sistem penanggulangan bencana dari Federal Emergency Management Agency (FEMA).

Kunjungan Duta Besar AS yang didampingi perwakilan USAID merupakan balasan atas kunjungan Kepala BNPB ke Washington DC, AS, pada Maret.

Sementara itu, hujan deras di Kecamatan Lore Bersaudara di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, sejak Senin (18/4) hingga Rabu (20/4), menyebabkan longsor di beberapa tempat termasuk ruas jalan antara Kota Palu dan Kota Poso.

Dua rumah di Kampung Paris RT 02/13 Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, rusak diterjang tanah longsor, Selasa (19/4) malam. Tanah longsor berasal dari tebing setinggi sekitar 4 meter di sekitar rumah warga.

Dua rumah yang rusak diterjang longsor merupakan milik Dullah, 67, dan Acep. Rumah milik Dullah yang dihuni tiga orang tergolong rusak parah, sedangkan rumah Acep yang dihuni dua kepala keluarga atau lima jiwa, tingkat kerusakannya terbilang sedang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kundang Sodikin, mengingatkan 40 rumah di Kampung Citeureup terancam rusak akibat tanah longsor. (OL/TB/BB/AD/RF/N-1)

Baca Juga

MI/Tosiani

Maksimalkan Hasil Panen Tembakau, Ganjar Minta Pendampingan Penyuluh Pertanian

👤Tosiani 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 14:14 WIB
GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta penyuluh pertanian mendampingi petani tembakau untuk memaksimalkan hasil...
DOK MI.

Bencana Longsor dan Banjir Luapan Landa Banyumas

👤Lilik Darmawan 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 14:07 WIB
Hujan yang terjadi di wilayah Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), memicu bencana di sejumlah...
MI/Alexander P. Taum

Pemda Flotim Bentuk Satgas Pantau Penyaluran BBM Dan Bencana Alam

👤Alexander P. Taum 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 14:06 WIB
PEMKAB Flotim bersama Forum komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat, merespon dua persoalan yang kerap mencuat di wilayah tersebut...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya