Jumat 18 Juni 2021, 18:14 WIB

Penanganan Stunting di Muba Hingga ke Pedesaan

Dwi Apriani | Nusantara
Penanganan Stunting di Muba Hingga ke Pedesaan

ANTARA/ AKBAR TADO
Petugas mengukur lingkar kepala seorang anak saat Posyandu di Desa Topore Kecamatan Papalang, Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (12/4/2021)

 

TIM Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Bayung Lencir siap menuntaskan masalah Stunting (gizi buruk) yang menjadi momok bagi keluarga. Di mana TP PKK Bayung Lencir siap melaksanakan 10 program pokok TP PKK dalam menangani kasus stunting menjadi perhatian serius Pemerintah kabupaten dan TP PKK Kabupaten Muba.

Kali ini, TP PPKK Kecamatan Bayung Lencir menggelar Rapat Kerja TP PKK Kecamatan Bayung Lencir sekaligus Pengukuhan Bunda PAUD & Duta Cegah Stunting Desa / Kelurahan Se-Kecamatan Bayung Lencir, Jumat (18/6)

Camat Bayung Lencir M Imron mengatakan saat ini sudah dilakukan pengukuhan Bunda PAUD, Duta Cegah Stunting dan Rapat Kerja TP PKK Kecamatan Bayung Lencir.

Baca juga: Tembus 51 Ribu, Gubernur DIY belum Putuskan Lockdown Total

"Raker ini merupakan tindak lanjut dari Rakerda TP PKK kemarin, selain itu dilakukannya pengukuhan Bunda PAUD dan duta cegah stunting di kecamatan Bayung Lencir," kata Imron.

Ia menjelaskan, kebanyakan orang mungkin tidak memahami istilah stunting. Stunting adalah masalah malnutrisi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi dalam waktu yang lama.

"Sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak-anak bahwa tinggi badan anak-anak lebih rendah atau lebih pendek (terhambat) dari standar usia mereka. Oleh karena itu melalui pengukuhan ini menyosialisasikan pencegahan stunting di Kecamatan Bayung Lencir," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex mengatakan pihaknya terus berkomitmen antara publik dan pemerintah hari ini guna percepatan penurunan angka pravelensi stunting yang terintergrasi berdasarkan data yang akurat.

Stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak (pertumbuhan tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Kondisi ini menjadi hambatan, salah satu hambatan terbesar ialah pada  pembanguan SDM yang unggul dan berkualitas di semua daerah.

Pemkab Muba siap turun kelapangan untuk mensosialisasikan tentang bahayanya stunting bagi masyarakat. "Kita berharap lewat pendekatan persuasif serta pemberian pemahaman secara berkala maka masyarakat dapat lebih bisa menerima dan memperhatikan kondisi ini," tuturnya.

Ia mengungkapkan bahwa langkah cepat yang mereka ambil dimulai dengan langsung melakukan pemantauan serentak tumbuh kembang balita di posyandu-posyandu yang ada di desa.

"Kita tidak boleh menunggu lagi, langsung turun ke lapangan," katanya.

Ketua TP PKK Desa Sukajaya, Juriyah mengaku bahwa ada kegiatan serentak pemantauan tumbuh kembang balita dilakukan didesanya. "Kami akan sama-sama bekerja keras dengan ibu ketua TP KK kecamatan Bayung Lencir untuk mensosialisasikan stunting kepada masyarakat," tutupnya. (H=3)

Baca Juga

DOK MI

139 Sekolah Di Kota Kupang Lakukan PTM Terbatas

👤Palce Amalo 🕔Selasa 21 September 2021, 18:14 WIB
PEMBELAJARAN Tatap Muka (PTM) terbatas yang sudah berlangsung di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, berjalan...
MI/Depi Gunawan

Pengelola Kawasan Wisata Di Lembang Fokus Terapkan Regulasi

👤Depi Gunawan 🕔Selasa 21 September 2021, 18:08 WIB
PENGELOLA kawasan wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat merasa saat ini belum saatnya mengejar target kunjungan...
ANTARA/Raisan Al Farisi

Ditreskrimsus Polda Jabar Ungkap Lima Kasus Terkait Covid-19

👤Naviandri 🕔Selasa 21 September 2021, 18:00 WIB
SEJAK munculnya pandemi Covid-19, Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat (Jabar) telah mengungkap lima kasus berkaitan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Awas Banjir Mengancam Kota Jakarta

KEKHAWATIRAN selalu menyelimuti sebagian warga Provinsi DKI Jakarta jika musim hujan kembali datang.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya