Jumat 14 Mei 2021, 17:37 WIB

H+1 Lebaran, "Jalur Tikus" di Perbatasan Jateng-Jabar Masih Sepi

Supardji Rasban | Nusantara
H+1 Lebaran, "Jalur Tikus" di Perbatasan Jateng-Jabar Masih Sepi

ANTARA
Ilustrasi - Pemeriksaan terhadap kendaraan yang mau mudik di Pintu Tol Serang

 

PADA H+2 atau dua hari Lebaran jalur tikus di perbatasan Jawa Tengah- Jawa Barat relatif sepi. Kendaraan yang melintas umumnya pesepeda motor lokalan hanya sesekali terihat pesepeda motor pemudik dari arah Jakarta tujuan Jawa Tengah.

Pemantauan di gerbang perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat di ruas jalan Desa Bojong Kecamatan Losari Kabupaten Brebes, pada Jumat (14/5), kendaraan yang melintas didominasi pesepeda motor.

Baca juga: Dukung Pemerintah, Warga Kampung Patunas Tolak Tamu Lebaran

Para pesepeda motor tersebut umumnya warga lokalan yang hendak bersilaturahmi ke desa atau tempat-tempat yang masih di lingkungan Desa Bojongsari, atau yang melanjutkan perjalanan ke kota Kecamatan Ketanggungan via kecamatan Kersana arah ke Purwokerto dan Slawi Kabupaten Tegal.

Sedangkan dari Desa Bojongsari ke arah Kota Kecamatan Salem via kota Kecamatan Banjarharjo, yang biasanya dilalui travel-travel gelap juga normal. Yang tampak juga pesepeda motor atau kendaraan roda empat yang hendak bersilaturahmi ke sanak saudara.

Pak ogah di perlintasan kereta api (KA) Desa Bojong, Sudaryanto, 52, membenarkan sepinya kendaraan baik sepeda motor maupun roda empat. Ia mengaku pendapatan jauh berkurang ketimbang pada saat-saat sebelum pandemi covid-19 terutama jika musim lebaran.

"Paling banyak sehari dapat Rp50 ribu. Kalau pada masa-masa sebelum pandaemi mencapai seratus ribu," tutur Sudaryanto.

Diperkirakan pada h+4 ke atas kendaraan arus balik ke arah Dejabotabek akan meningkat. Mereka umumnya para pemudik yang sebelumnya lolos dari pos-pos penyekatan baik di Jawa Barat maupun Jawa Tengah.

Di wilayah Kabupaten Brebes sendiri terdapat dua pos penyekatan yang selalu aktif yakni di jalan arteri/ Pantura ruas Desa Kecipir, Kecamatan Losari dan di pintu gerbang (GT) Tol Pejagan. (OL-6)

Baca Juga

MI/Dwi Apriani

Optimalisasi PPKM Ubah Muara Enim dari Merah ke Zona Oranye Covid-19

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 23 Juni 2021, 10:46 WIB
PELAKSANAAN  PPKM secara ketat di Kabupaten Muara Enim, Sumsel menurunkan kasus Covid-19 sehingga mengubah daerahnya dari zona merah...
Ilustrasi/Thinkstock

Polisi Ciduk Lima Pemuda Perusak Pos Polisi di Distrik Jayapura

👤 Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 23 Juni 2021, 10:46 WIB
Polisi menciduk lima pemuda yang diduga terlibat dalam perusakan pos polisi Angkasa di Distrik Jayapura, Papua dalam keadaan mabuk pada...
dok.Humas Pemkab Lembata, NTT

Lebih dari 10 Desa Di Lembata Dikeluarkan Dari Kawasan Hutan

👤Alexander P. Taum 🕔Rabu 23 Juni 2021, 10:25 WIB
SEDIKITNYA 10 Desa di dalam 3  kawasan hutan di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, mulai di keluarkan dari kawasan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya