Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Pembunuh Petugas Pajak Diduga Kalap

PS/YN
15/4/2016 02:25
Pembunuh Petugas Pajak Diduga Kalap
(ANTARA/Septianda Perdana)

POLDA Sumatra Utara menetapkan empat tersangka baru dalam kasus pembunuhan dua petugas Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sibolga, Kanwil Ditjen Pajak Sumut II, Parada Toga Fransriano Siahaan, 30, dan Sozanolo Lase, 35, Selasa (12/4) .

Empat tersangka baru yang ditetapkan polisi, yaitu AZ alias A, 17, Desama Lahagu alias Dedi, 22, Marwan Gulo alias Rama, 18, dan Bedali Lahagu alias Ama Yusu, 43.

Keempat tersangka diduga turut mengeroyok kedua korban. Hal tersebut disampaikan Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat Polda Sumut AKBP MP Nainggolan di Medan, kemarin.

Hasil itu diperoleh dari prarekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan 10 saksi.

Dengan demikian, jumlah tersangka di kasus itu bertambah menjadi lima, termasuk Agusman Lahagu alias Ama Tety, 45, warga Desa Hilihao Km 5, Gunung Sitoli, Kota Gunung Sitoli.

Pengusaha jual beli karet itu menyerahkan diri ke Polres Nias, beberapa saat setelah pembunuhan terjadi.

Parada dan Sozanolo dibunuh saat menyerahkan surat paksa tunggakan pajak 2010-2011 sebesar Rp14,5 miliar kepada Agusman Lahagu di kediamannya.

"Tersangka diduga kalap mendengar tagihan tunggakan pajaknya sejak 2010 yang berkisar Rp14,7 miliar," ujar Nainggolan.

Hingga kemarin, seluruh tersangka masih menjalani pemeriksaan maraton di Polres Nias.

Saat melayat ke ke rumah duka Parada, Dirjen Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwi Jugiasteadi meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus pembunuhan keji itu.

"Pelaku yang melakukan penikaman merupakan bagian dari teroris pajak. Kita meminta pihak kepolisian untuk memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku," ujarnya.

Kemarin, jenazah mendiang Parada dilepas dengan tata cara militer dan dimakamkan di Pekuburan Kristen Patumbak.

Parada diberikan penaikan pangkat istimewa dan dana santunan sebesar Rp196 juta.

Keluarga almarhum juga mendapatkan satu unit rumah dan asuransi pendidikan bagi calon anak pertamanya yang masih di dalam kandungan.

Corry Lubis, 28, istri almarhum, kini tengah mengandung empat bulan. (PS/YN/N-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zen
Berita Lainnya