Senin 29 Maret 2021, 23:18 WIB

Klaster Takziah, 44 Orang Positif Covid-19 di Sleman

Mediaindonesia.com | Nusantara
Klaster Takziah, 44 Orang Positif Covid-19 di Sleman

news.weill.cornell.edu
Ilustrasi

 

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menyebutkan 44 orang positif Covid-19 berdasarkan tes usap antigen dari klaster takziah di Dusun Blekik, Desa Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman.

"Sudah saya tanyakan ke kabupaten (Sleman, red.) yang Sardonoharjo dan memang betul ada yang semula dari takziah," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penangan Covid-19 Berty Murtiningsih di Yogyakarta, Senin (29/3).

Ia menjelaskan dalam kasus itu, warga yang meninggal dunia tidak terinfeksi Covid-19. Meski demikian, putra dari warga yang meninggal itu terkonfirmasi positif Covid-19 setelah sebelumnya mengalami gejala.

Dinkes Sleman selanjutnya melakukan tes usap antigen terhadap para warga yang sebelumnya melayat ke rumah duka itu. Total 148 orang menjalani tes usap antigen pada 24 Maret dan 22 di antaranya dinyatakan positif.

Pada 26 Maret, kata dia, pelacakan kontak erat terkait dengan klaster itu kembali dilakukan Dinkes setempat. Dari 174 orang yang melakukan tes usap antigen, 22 orang dikonfirmasi positif Covid-19.

Total 44 orang yang positif antigen selanjutnya menjalani tes usap PCR dan isolasi di selter Rusun Gemawang, Mlati, Sleman.

Meski hasil PCR belum keluar, menurut Berty, perlakuan terhadap mereka layaknya pasien positif Covid-19 pada umumnya.

Merespons kasus itu, Wakil Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY Biwara Yuswantana meminta Satgas Penanganan Covid-19 di desa memperketat pengawasan warganya terkait dengan potensi penularan Covid-19.

Di sisi lain, warga desa juga perlu meningkatkan kehati-hatian dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Ini perlu kesadaran masyarakat bahwa kondisinya masih seperti ini. Kita perlu betul-betul hati-hati," kata Biwara. (Ant/OL-12)

Baca Juga

MI/Apul Iskandar

Labor Institute Indonesia Desak Pemerintah Antisipasi Efek Domino PPKM

👤Apul Iskandar 🕔Senin 21 Juni 2021, 20:49 WIB
Pemberian bantuan tunai langsung, subsidi upah, relaksasi iuran BPJS, relaksasi Perpajakan dan Stimulus perpajakan perlu dikeluarkan untuk...
 ANTARA/Didik Suhartono

Industri Dalam Negeri Butuh Produk Kimia Lokal

👤Bayu Anggoro 🕔Senin 21 Juni 2021, 20:45 WIB
Pada peringatan 80 tahun Pendidikan Tinggi Teknik Kimia di Indonesia masalah besar di Tanah Air ialah ketergantungan pada produk kimia...
MI/BAYU ANGGORO

Laboratorium Kesehatan Jawa Barat Periksa 9.000 Sampel Covid-19 per Hari

👤Bayu Anggoro 🕔Senin 21 Juni 2021, 20:20 WIB
Kerja keras itu juga membuahkan penghargaan, yakni diraihnya standard ISO 17043 sebagai Standar Internasional bagi Laboratorium...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jangan Gagap Lindungi Nasabah di Era Digital

ERA pandemi covid-19 berdampak pada berpindahnya aktivitas masyarakat di area digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya