Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PUSAT Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) Kementerian Pertanian mendukung penuh pengembangan tanaman lada dan kopi di Provinsi Lampung. Apalagi lada dan kopi menjadi ciri khas Bumi Ruwai Jurai yang harus terus dijaga kelestarian dan dioptimalkan produksi keduanya.
Kepala Pusat Pengembangan dan Penelitian Perkebunan Syafaruddin menyampaikan bahwa pihaknya mendukung komitmen Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam percepatan pengembangan tanaman lada dan kopi di Lampung. Ia mengatakan bahwa jajarannya memiliki program untuk pemberdayaan lada sesuai dengan misinya Gubernur Arinal terkait dengan revitalisasi lada.
"Tahun ini kami berkontribusi pembangunan revitalisasi lada yang ada di Provinsi Lampung dengan menerapkan beberapa teknologi yang kami miliki, dalam hal ini Balitbangbun dan Balitro untuk ladanya. Kami melihat program Gubernur dan tertarik melakukan itu," kata Syafaruddin usai beraudiensi dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Mahan Agung, Rabu (24/3).
Kemudian ia mengatakan pihaknya akan mengombinasikan pengembangan lada tersebut dengan kopi. Ia menilai teknologi-teknologi yang diterapkan akan diseminasikan di Provinsi Lampung dan akan ditentukan wilayahnya seperti Tanggamus.
"Kami rencananya memiliki empat wilayah. Di tempat itulah kami akan menggulirkan teknologi kami, mulai dari hulu sampai ke hilir. Program ini rencananya dilaksanakan selama satu tahun. Kalau ini bermanfaat bagi masyarakat Lampung, Balitbang akan mendukung terus," katanya.
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyambut baik rencana kerja dari Pusat Pengembangan dan Penelitian Perkebunan (Puslitbangbun) terkait lada. Ia peduli dalam dalam membangkitkan lada. Ia mengatakan Lampung harus bangkit soal lada. Sejarah menunjukkan bahwa penghasil lada di Indonesia yaitu Lampung dan Bangka Belitung.
"Hal tersebut sangat tepat, mengingat Lampung telah ditetapkan Pak Menteri Pertanian sebagai lumbung pertanian. Kemudian, Presiden telah menyampaikan untuk menjaga DKI, jangan sampai kebutuhan Jakarta terganggu akibat kebutuhan yang tidak terpenuhi. Dan beliau tahu bahwa kebutuhan Jakarta 40% berasal dari Lampung," katanya.
Gubernur Arinal menuturkan bahwa penghasil lada di Lampung berada di wilayah Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Tanggamus, dan Lampung Timur. Ke depan, ia menginginkan agar Balitbangda Lampung, Puslitbangbun, dan BPTP untuk dapat saling bekerja sama sehingga lada Lampung dapat semakin bangkit.
(Lampost.co/OL-14)
Industri kedai kopi di Jakarta kian kompetitif seiring menjamurnya konsep visual dan pengalaman ruang yang ditawarkan.
Pameran ini telah masuk dalam agenda belanja, bertukar informasi, meningkatkan keterampilan, hingga berkompetisi para pegiat industri makanan dan minuman hingga pehobi.
Penelitian terbaru mengungkap manfaat kopi yang jauh lebih luas, termasuk potensi sebagai agen antidiabetes.
Kafein dalam dosis tinggi dapat merangsang sistem saraf simpatis, yang berdampak pada meningkatnya detak jantung serta munculnya rasa gelisah
Program Desa Sejahtera Astra berhasil meningkatkan pendapatan petani kopi Garut dari Rp1,3 juta menjadi Rp3,7 juta per bulan serta menembus pasar ekspor.
Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) berpartisipasi dalam Japan International Food & Beverage Expo (JFEX) 2025 pada 3 - 5 Desember di Makuhari Messe, Tokyo, Jepang.
Kakao bukan sekadar tanaman perkebunan biasa, melainkan sebuah sistem pertanian terintegrasi.
Kecepatan angin di wilayah Lampung umumnya berkisar antara 18-55 kilometer per jam, terutama di wilayah pesisir dan perairan seperti perairan Barat Lampung
Kementrans merencanakan untuk membuat program hilirisasi melalui industri yang melibatkan masyarakat transmigrasi.
Melalui penghijauan ini, para pemangku kepentingan berharap fungsi ekologis kawasan dapat kembali kuat sekaligus memberikan edukasi konservasi kepada masyarakat.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara mencapai 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan 2025.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved