Minggu 24 Januari 2021, 17:50 WIB

Insentif Bagi Perusahaan yang Lakukan Vaksinasi Mandiri

Bayu Anggoro | Nusantara
Insentif Bagi Perusahaan yang Lakukan Vaksinasi Mandiri

MI/Bayu Anggoro
M Farhan, anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem

 

PARA pengusaha diminta segera melakukan vaksinasi terhadap karyawan mereka secara mandiri. Insiatif mereka diyakini akan mempercepat upaya memutus mata rantai penyebaran virus korona.

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Muhammad Farhan, menekankan
para pengusaha harus mempercepat penyelenggaraan vaksinasi secara
mandiri sebagai bentuk proaktif terhadap upaya percepatan menanganan
pandemi ini.

"Bagi WNI yang mampu secara ekonomi dan masuk ke dalam kelompok yang bisa divaksinasi bisa melaksanakan tanpa menunggu giliran," ujarnya,  Minggu (24/1).

Farhan menilai, vaksinasi merupakan upaya terbaik memutus pandemi agar
pemulihan di sektor ekonomi, pendidikan dan kesehatan berhasil. "Vaksinasi covid-19 adalah usaha bersama seluruh bangsa untuk memutus
rantai penularan covid-19 yang membawa kita pada resesi menyeluruh."

Presiden Jokowi dan DPR, tuturnya, satu suara untuk mendistribusikan
vaksin bagi perusahaan hingga diterima karyawan secara gratis. "Pemerintah dan DPR RI sudah sepakat dan bersatu tekad untuk memastikan bahwa vaksin ini diberikan secara cuma-cuma kepada semua WNI. Ini adalah wujud kehadiran negara bagi warga nya," katanya.

Namun, peran perusahaan mlaksanakan vaksinasi secara mandiri bagi karyawan dinilai sangat membantu mempercepat dan meminimalkan hambatan
distribusi vaksin. "Memberikan vaksin secara merata tidak mudah. Ada
pekerjaan besar yang menyertai tekad ini. Upaya ini tentu memberi beban
yang tidak ringan bagi negara, baik secara anggaran maupun operasional.
Bayangkan bagaimana caranya vaksinasi 70% populasi Indonesia secara
cepat," tambahnya.

Farhan menekankan kepada para pengusaha untuk membuat skema vaksinasi
yang memudahkan karyawan. "Butuh regulasi yang ketat, di bawah pengawasan BPOM dan Kementerian Kesehatan untuk memastikan bahwa jenis vaksin dan protokol vaksinasi mengutamakan kepentingan dan keselamatan bagi warga."


Menurut mantan penyiar radio ini, vaksinasi mandiri membantu percepatan vaksinasi nasional mencapai 70% populasi dan mengurangi beban negara. "Inilah saatnya kita menunjukan peran aktif sebagai WNI dalam memutuskan rantai penularan covid-19."


Farhan menambahkan, pemerintah juga harus memberikan insentif kepada
perusahaan yang menyelenggarakan vaksinasi mandiri. "Kewajibannya adalah vaksinasi. Skema mandiri atau menunggu jadwal dari pemerintah adalah pilihan. Tapi sebaiknya ada insentif jika ada perusahaan yang menerapkan vaksinasi mandiri." (N-2)

 

 

Baca Juga

Antara

Rejang Lebong Bersiap jadi Kebun Percontoan Buah Lokal

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 25 Februari 2021, 22:41 WIB
Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Rejang Lebong menyiapkan kebun percontohan buah-buahan lokal khas daerah...
MI/SUSANTO

Kerumunan di NTT Dinilai tidak Ada Unsur Kesengajaan

👤Budi Ernanto 🕔Kamis 25 Februari 2021, 22:11 WIB
Kerumunan terjadi saat ada kunjungan kerja Presiden Jokowi di...
 ANTARA/Raisan Al Farisi

Rumah Zakat Perluas Gerakan di Masa Pandemi

👤Bayu Anggoro 🕔Kamis 25 Februari 2021, 20:30 WIB
Kepedulian masyarakat untuk membantu sesama yang terdampak pandemi masih tinggi. Lewat Rumah Zakat mereka menyalurkan kepedulian untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya