Minggu 17 Januari 2021, 05:30 WIB

Sumedang Evaluasi Izin Pembangunan Perumahan

(AD/Wan/VL/N-2) | Nusantara
Sumedang Evaluasi Izin Pembangunan Perumahan

ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/
PENCARIAN KORBAN LONGSOR CIMANGGUNG:

 

HUJAN dan ancaman tanah longsor susulan terus mewarnai proses evakuasi korban di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Namun, kegigihan tim SAR gabungan membuahkan hasil dengan menemukan dua korban, kemarin.

"Tim masih harus mencari 13 korban lagi yang diduga masih tertimbun," kata Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansyah.

Setelah genap satu pekan pencarian, tim SAR gabungan masih akan bekerja untuk tiga hari ke depan. "Banyak permintaan dari keluarga untuk menuntaskan pencarian 13 korban lain," lanjut Deden.

Tanah longsor di lokasi ini terjadi pada Sabtu (9/1) sore dan malam hari. Proses evakuasi dilakukan hampir 300 personel gabungan dan sejumlah alat berat.

Tanah longsor di Sumedang menyebabkan 267 kepala keluarga atau 1.003 jiwa terdampak. Bantuan untuk mereka masih terus mengalir dari berbagai pihak. Kementerian Sosial, misalnya, sudah menyalurkan bantuan senilai Rp1 miliar lebih untuk bantuan logistik tanggap darurat, beras reguler, dan santunan bagi ahli waris korban meninggal dunia.

Sehari sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman memastikan pihaknya akan segera merelokasi warga terdampak. "Pemkab akan melakukan relokasi permanen bagi warga yang terdampak dan terancam tanah longsor. Kami sedang menyiapkan lokasinya."

Sementara itu, Wakil Bupati Erwan Setiawan mengaku sudah memasang sistem peringatan dini di sekitar lokasi. "Itu upaya kami meminimalkan dampak tanah longsor yang akan terjadi di masa mendatang."

Erwan juga berjanji akan mengevaluasi seluruh izin pembangunan di lokasi yang berpotensi terjadi longsor. "Kami akan memoratorium seluruh izin pembangunan bagi pengembang di lokasi rawan longsor, baik yang belum mendapat izin maupun yang sudah mengantongi izin."

Saat berkunjung ke lokasi, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Tb Ace Hasan Syadzily meminta Pemkab Sumedang menyiapkan tempat tinggal yang aman. "Badan Nasional Penanggulangan Bencana perlu menyiapkan anggaran untuk rumah di lokasi yang baru."

Sementara itu, anggota Komisi VIII Jefri Romdonny meminta Pemkab Sumedang melakukan kajian kerawanan bencana di wilayah Jatinangor-Cimanggung. Di dua wilayah itu, pemangkasan bukit-bukit terjadi demi alih fungsi menjadi perumahan.

"Kami memperjuangkan kepentingan warga, baik itu terkait dengan rencana relokasi lahan, bantuan yang masih dibutuhkan, maupun membantu Pemkab Sumedang melakukan relokasi," tambah Jefri. (AD/Wan/VL/N-2)

Baca Juga

MI/M yakub

Luapan Anak Sungai Bengawan Solo Banjiri Dua Kecamatan

👤M Yakub 🕔Rabu 03 Maret 2021, 22:55 WIB
LUAPAN Kali Ganggang dan Kali Pacal membuat genanganan air di dua kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, Jatim, Rabu...
MI/Surya Sriyanti

Polda Kalteng Siapkan 2.112 Personel Tanggulangi Karhutla

👤Surya Sriyanti 🕔Rabu 03 Maret 2021, 22:03 WIB
Kapolda juga berharap dengan terlaksananya rapat kordinasi seperti saat ini dapat menghasilkan langkah-langkah konkrit dalam mencegah...
MI/Gabriel Langga

Tularkan SAR ke Pramuka, Basarnas Maumere Bentuk Gudep Komodo

👤Gabriel Langga 🕔Rabu 03 Maret 2021, 21:59 WIB
Dia menuturkan tujuan dari terbentuknya Gudep Komodo Basarnas maumere ini sebenarnya kita ingin membiasakan budaya safety sejak dini kepada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya