Sabtu 16 Januari 2021, 10:49 WIB

32 Gempa Guncang Sulawesi Barat

Theofilus Ifan Sucipto | Nusantara
32 Gempa Guncang Sulawesi Barat

ANTARA/Sigid Kurniawan
Foto aerial Gedung Kantor Gubernur Sulawesi Barat yang rusak akibat gempa bumi magnitudo 6,2 di Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (16/1).

 

SEBANYAK 32 gempa telah terjadi di Sulawesi Barat sejak Kamis (14/1) hingga Sabtu (16/1) pagi. Masyarakat diminta tetap tenang dan waspada terhadap gempa susulan.

"Dua kali (gempa) yaitu pertama magnitudo 5,9 dan 6,2. Tiga puluh lainnya adalah gempa susulan," kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati dalam Breaking News Metro TV, Sabtu (16/1).

Dwikorita mengatakan potensi gempa susulan sangat mungkin terjadi. Pasalnya, berdasarkan pantauan BMKG, patahan di bawah bumi masih belum menuntaskan energi yang tersisa.

Baca juga: Sebanyak 189 Orang Dirawat di Kabupaten Mamuju Pascagempa

"Masih diperlukan kekuatan kurang lebih (magnitudo) 6,2. Ini perhitungan kami dan tetap perlu ada kewaspadaan," tegas dia.

Menurut Dwikorita, gempa susulan bisa berpotensi lebih dari magnitudo 6,2. Namun, sampai saat ini, gempa dengan kekuatan terbesar atau mainshock yakni magnitudo 6,2 yang terjadi pada Jumat (15/1).

"Kita berdoa agar yang saya sampaikan (gempa susulan magnitudo kurang lebih 6,2) jangan terjadi," papar Dwikorita.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati, mengatakan korban jiwa akibat gempa magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat bertambah menjadi 42 orang.

"Sebanyak 34 orang meninggal di Kabupaten Mamuju dan delapan orang di Kabupaten Majene," kata Raditya, Jumat (15/1).

Menurut data Pusat Pengendali Operasi BNPB yang dimutakhirkan pada Jumat (15/1) pukul 20.00 WIB, sejumlah kerusakan yang dilaporkan antara lain Rumah Sakit Mitra Manakarra dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mamuju rusak berat, serta sejumlah kerusakan di Pelabuhan Mamuju dan Jembatan Kuning yang berada di Takandeang, Tapalang Mamuju.

Di Kabupaten Majene, 300 unit rumah yang rusak masih dalam proses pendataan. (OL-1)

Baca Juga

DOK MI

Calon Kades Di Garut Wajib Jalani Tes Narkotika

👤Kristiadi 🕔Kamis 15 April 2021, 01:34 WIB
BADAN Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Garut, Jawa Barat melakukan tes urine kepada para bakal calon kepala desa. Ditargetkan tes...
Dok Media Indonesia

Permintaan Ikan Air Tawar dari Danau Maninjau Meningkat 5 Ton

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 14 April 2021, 23:48 WIB
Ikan jenis nila dan mas itu dipasarkan ke pasar tradisional di Sumbar, Jambi, Riau dan...
Antara

TWC Gelar Vaksinasi bagi Pelaku Wisata di Candi Borobudur

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 14 April 2021, 23:45 WIB
"Harapannya nanti siap untuk menyambut datangnya wisatawan serta ikut menciptakan ekosistem wisata yang aman dan nyaman untuk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya