Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Tebing Tinggi masih mengkaji rencana sekolah tatap muka pada 2021. Alasannya untuk membuka sekolah tatap muka perlu beberapa tahapan. Juru Bicara Pemkot Tebing Tinggi, Dedi Parulian Siagian menjelaskan bahwa untuk membuka sekolah tatap muka harus ada kesiapan sekolah dalam memenuhi protokol kesehatan.
"Harus ada kesiapan sekolah dalam memenuhi protokol kesehatan serta para guru juga harus bebas dari paparan Covid-19", kata Dedi, Minggu (20/12).
Selain itu untuk membuka sekolah tatap muka harus ada dukungan masyarakat yang tetap disiplin dalam menegakkan protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir atau handsanitizer.
"Dengan terus disiplin menegakkan protokol kesehatan maka jumlah kasus positif covid-19 bisa terus ditekan dan diharapkan bisa zero kasus covid-19. "Masyarakat jangan terlena dengan pandemi Covid-19 ini, tetap patuhi peraturan pemerintah," tegasnya.
baca juga: Kasus Covid-19 Tinggi, Polda Kalsel Larang Perayaan Tahun Baru
Data Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tebing Tinggi menyebutkan sampai 20 Desember 2020, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 7 kasus, sembuh sebanyak 171 kasus, meninggal dunia 12 kasus, suspek sebanyak 4 kasus dan selesai masa pemantauan selama 14 hari sebanyak 2.254 orang. (OL-3)
Kemendikdasmen memandang bahwa keberlangsungan pembelajaran tatap muka merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas layanan publik di bidang pendidikan.
WAKIL Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menghargai langkah pemerintah yang menegaskan bahwa kebijakan efisiensi energi tidak akan mengganggu proses sekolah tatap muka.
KPAI MENYOAL keputusan pemerintah untuk melaksanakan kegiatan sekolah tatap muka di tengah krisis global butuh kesiapan
Sekolah Citra Kasih, Citra Garden Jakarta menggelar kegiatan open house
Kurikulum Singapura memang sedang menjadi tren belakangan ini, mengusung konsep edukasi sejak dini dengan menanamkan pemahaman bahwa sekolah adalah rumah.
"Dukungan ini misalnya dengan memberikan lebih banyak ruang bermain bersama teman, berolahraga, dan mengembangkan bakatnya.“
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved