Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menghargai langkah pemerintah yang menegaskan bahwa kebijakan efisiensi energi tidak akan mengganggu proses belajar sekolah tatap muka.
Pendekatan ini dinilai penting dan mencerminkan adanya pembelajaran dari pengalaman pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama masa covid-19.
"Kami berpandangan bahwa pembelajaran tatap muka memang selayaknya menjadi prioritas utama," kata Hadrian saat dihubungi, Rabu (25/3).
Dengan penerapan sistem zonasi, sebagian besar siswa memiliki jarak tempuh yang relatif dekat ke sekolah, sehingga dampaknya terhadap konsumsi energi, khususnya dari sektor transportasi, tidak terlalu signifikan.
"Karena itu, mempertahankan proses belajar mengajar secara langsung merupakan langkah yang tepat dan seimbang," ujar Hadrian.
Ia juga mendukung kebijakan pemerintah yang bersifat fleksibel, di mana pembelajaran jarak jauh hanya diterapkan secara terbatas dan disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik mata pelajaran.
Untuk kegiatan praktikum maupun pembelajaran yang memerlukan interaksi langsung, tentu tetap perlu dilaksanakan secara tatap muka agar kualitas pembelajaran tetap terjaga.
"Pada akhirnya, kami memandang bahwa kebijakan efisiensi energi tetap penting dalam menghadapi dinamika global," jelasnya.
Namun demikian, keputusan untuk tetap mempertahankan pembelajaran tatap muka merupakan langkah yang bijaksana, karena menjamin terpenuhinya hak belajar siswa sekaligus menjaga kualitas pendidikan nasional. (H-4)
Pentingnya teknologi insulasi dalam menciptakan arsitektur dan bangunan berkelanjutan.
Teknologi insulasi bangunan menjadi salah satu solusi yang kembali disorot di tengah krisis iklim global. Efisiensi energi pada sektor konstruksi disebut mampu memangkas emisi karbon.
PERKEMBANGAN konsep smart building dan smart facility di Indonesia semakin pesat seiring meningkatnya kebutuhan akan efisiensi energi, keamanan penghuni, serta keberlanjutan operasional.
Berdasarkan perhitungan, penggunaan mobil listrik ini hanya memerlukan biaya sekitar Rp9.690 per hari atau setara Rp290.760 per bulan.
ESDM menyatakan efisiensi energi di sektor bangunan menjadi prioritas dalam strategi transisi energi nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved