Rabu 16 Desember 2020, 15:48 WIB

Pemkab Muba Mulai Tetapkan Lokasi Kawasan Industri Hijau

Dwi Apriani | Nusantara
Pemkab Muba Mulai Tetapkan Lokasi Kawasan Industri Hijau

MI/Dwi Apriani
Sekda Musi Banyuasin, Apriyadi.

 

RENCANA Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi dengan membangun Kawasan Industri Hijau akan segera terwujud. Pasalnya, rencana ini sudah dilakukan penelitian oleh tim dari Universitas Sriwijaya selama tiga bulan dan hari ini penyampaian presentasi laporan final atau laporan akhir penyusunan feasibility study (FS), Rabu (16/12/2020).

Pembangunan Kawasan Industri Hijau sendiri bertujuan untuk mewujudkan industri yang berkelanjutan dalam rangka efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan sehingga mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelangsungan dan kelestarian fungsi lingkungan hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Prof Syamsurijal AK PhD selaku Ketua Tim Peneliti KIH dari UNSRI mengatakan bahwa Kabupaten Muba sudah saatnya memerlukan kawasan industri untuk meningkatkan kesejahteraan, terutama Industri Hijau.

"Investasi kawasan industri akan mampu mendorong tumbuhnya sektor industri hilir, yang mendorong penciptaan lapangan kerja dan usaha baru sehingga nilai tambah hasil perkebunan dan sumberdaya alam Muba akan meningkat," kata Syamsurijal.

Ia memaparkan penelitian selama tiga bulan dilakukan pada 4 kecamatan yakni Bayung Lencir, Tungkal Jaya, Sungai Lilin dua lokasi, dan Kecamatan Babat Supat. Namun yang lebih memenuhi kriteria lokasi di Desa Mulyo Rejo Kecamatan Sungai Lilin.

Sekda Muba, Apriyadi mengimbau perangkat daerah terkait untuk dilakukan penyesuaian tata ruang perihal Pembangunan Kawasan Industri Hijau. "Dalam hal ini baik dari UNSRI dan Pemkab Muba harus proaktif kedepannya, setelah ini kita akan membuat master plannya," ujar Sekda.

Usai rapat tersebut Apriyadi mengatakan akan menyampaikan laporan kepada Bupati Muba atas lokasi rencana Pembangunan KIH. "Setelah kita memilih lokasi, progres ditingkatkan ke pembuatan master plan di tahun 2021," kata Apriyadi.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muba Herman Mayori yang turut hadir dalam rapat menyampaikan dari tata ruang lokasi yang di Sungai Lilin masuk kawasan perkebunan. "Ini juga akan kita jadikan sebagai bahan untuk rapat dengan pihak Pembangunan Tol Betung - Jambi, karena dari sisi kedekatan lokasi ini mempunyai 20 km kedekatan dari exit tol yang direncanakan sekarang," ucap Herman Mayori. (DW/OL-10)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Peringati Hari Santri, Sahabat Ganjar Bantu Pesantren 

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 23:17 WIB
"Kami mulai dari Tegal, sebagai pembuka rangkaian kegiatan grebek ponpes dengan tema santri kreatif santri muda inspiratif," kata...
Dok. Pribadi

Siswa SMA ini Ikut Bantu Buka Akses Air Bersih di NTT 

👤ediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 23:08 WIB
Carolene pun berkolaborasi mengusung program Water For...
MI/DJOKO SARDJONO

Tangani Covid-19, Klaten Gandeng Ulama, Umara, dan FKUB

👤Djoko Sardjono 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 22:10 WIB
Silaturahmi dengan sejumlah elemen digelar karena masih ada warga di Klaten yang menolak...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Amendemen Konstitusi antara Ambisi Elite dan Aspirasi Rakyat

Persepsi publik mengenai cara kerja presiden lebih mengharapkan pemenuhan janji-janji politik saat kampanye ketimbang bekerja berdasarkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya