Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MUKTAMAR IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang akan digelar pada 19 Desember 2020 di Makassar, Sulawesi Selatan, membutuhkan figur calon ketua umum yang pemersatu. Sekaligus memiliki tanggung jawab hidup matinya PPP kedepan.
"Calon ketua umum PPP harus berusaha merangkul mereka yang disebut garis keras dengan semangat hubbul wathon (cinta tanah air)," kata Ketua DPW PPP Jateng, Masruhan Samsuri, di Semarang, Kamis (26/11).
Menurut dia, bagi PPP Jateng sepakat akan memilih figur pengurus DPP yang secara rasional mampu menyelamatkan PPP dari Parlemetary Threshold (PT) pada pemilu 2024 nanti.
"Tidak hanya figur ketum saja, tapi semua pengurus DPP sebagai pihak bertanggung jawab hidup matinya PPP nanti. Jadi kepemimpinan yang kolektif kolegial. Cari figur ketum yang ideal sulit, karena itu harus mengedepankan kerja tim tuk DPP kedepan," tegas Masruhan.
Munculnya banyak figur kandidat ketum, menurutnya hal yang bagus. DPC-DPC PPP se- Jateng sudah sangat dewasa dalam memilih figur ketum yang tepat.
Sementara beberapa perumusan yang akan disampaikan di arena Muktamar atara lain, kembalinya PPP sebagai partainya umat Islam yang mampu menjawab tantangan jaman, misalnya mengembangkan dakwah politik yang membawa kemajuan umat.
"Kemiskinan, ketertinggalan di dunia pendidikan dan akhlak adalah problem umat dan bangsa yang menjadi misi PPP kedepan. Disamping ikut aktif mewujudkan wajah Islam yang lebih cantik dan simpati," ujarnya.
Menurut dia, radikalisme adalah sebuah kurban dari politik 'adu domba' pihak lain. Memang ada sejumlah kecil orang Islam yang jadi teroris, radikalis, eksklusif dan sebagainya. "Mereka sebetulnya jadi korban stigmatisasi saja," imbuhnya. (OL-13)
Baca Juga: Aset Digital Diharapkan semakin Familiar di Indonesia
DPC PPP Kutai Barat hormati SK Kemenkumham tetapkan Mardiono sebagai Ketum, siap jaga soliditas partai.
Muhamad Mardiono kembali memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP) setelah terpilih secara aklamasi dalam Muktamar PPP yang digelar di Ancol, Jakarta.
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali menjadi sorotan setelah Muhamad Mardiono disebut terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPP periode 2025-2030.
Agus Suparmanto terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melalui Muktamar X di Ancol, Jakarta akhir pekan lalu.
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Utara menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) II di Hotel Luwansa, Manado.
Menteri Perdagangan 2019-2020 Agus Suparmanto dideklarasikan oleh sejumlah kalangan PPP sebagai Kandidat Ketua Umum PPP pada Senin malam (15/9).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved