Kamis 26 November 2020, 19:55 WIB

PPP Harus Mampu Rangkul Garis Keras

Haryanto | Nusantara
PPP Harus Mampu Rangkul Garis Keras

MI/Haryanto
Ketua DPW PPP Jateng, Masruhan Samsuri.

 

MUKTAMAR IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang akan digelar pada 19 Desember 2020 di Makassar, Sulawesi Selatan, membutuhkan figur calon ketua umum yang pemersatu. Sekaligus memiliki tanggung jawab hidup matinya PPP kedepan.

"Calon ketua umum PPP harus berusaha merangkul mereka yang disebut garis keras dengan semangat hubbul wathon (cinta tanah air)," kata Ketua  DPW PPP Jateng, Masruhan Samsuri, di Semarang, Kamis (26/11).

Menurut dia, bagi PPP Jateng sepakat akan memilih figur pengurus DPP yang secara rasional mampu menyelamatkan PPP dari Parlemetary Threshold (PT) pada pemilu 2024 nanti.

"Tidak hanya figur ketum saja, tapi semua pengurus DPP sebagai pihak bertanggung jawab hidup matinya PPP nanti. Jadi kepemimpinan yang kolektif kolegial. Cari figur ketum yang ideal sulit, karena itu harus mengedepankan kerja tim tuk DPP kedepan," tegas  Masruhan.

Munculnya banyak figur kandidat ketum, menurutnya hal yang bagus. DPC-DPC PPP se- Jateng sudah sangat dewasa dalam memilih figur ketum yang tepat.

Sementara beberapa perumusan yang akan disampaikan di arena Muktamar atara lain, kembalinya PPP sebagai partainya umat Islam yang mampu menjawab tantangan jaman, misalnya mengembangkan dakwah politik yang membawa kemajuan umat.

"Kemiskinan, ketertinggalan di dunia pendidikan dan akhlak adalah problem umat dan bangsa yang menjadi misi PPP kedepan. Disamping ikut aktif mewujudkan wajah Islam yang lebih cantik dan simpati," ujarnya.

Menurut dia, radikalisme adalah sebuah kurban dari politik 'adu domba' pihak lain. Memang ada sejumlah kecil orang Islam yang jadi teroris, radikalis, eksklusif dan sebagainya. "Mereka sebetulnya jadi korban stigmatisasi saja," imbuhnya. (OL-13)

Baca Juga: Aset Digital Diharapkan semakin Familiar di Indonesia

Baca Juga

Dok Arutmin Indonesia

Arutmin Bantu Evakuasi Korban Banjir di Kalimantan Selatan

👤Denny Susanto 🕔Senin 18 Januari 2021, 11:01 WIB
PT Arutmin Indonesia ikut membantu upaya evakuasi warga korban yang masih terjebak banjir di sejumlah...
MI/Haryanto

Puluhan Penyintas Covid-19 di Semarang Kembali Terinfeksi Korona

👤Akhmad Safuan 🕔Senin 18 Januari 2021, 10:55 WIB
Ada 50 orang penyintas covud-19 kembali tertular di Kota Semarang. Mereka adalah pasien yang dirawat di rumah dinas wali kota...
 ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi

Selain Danau Toba, Bukit Lawang dan Tangkahan Jadi Prioritas

👤Yoseph Pencawan 🕔Senin 18 Januari 2021, 10:22 WIB
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memprioritaskan perhatiannya terhadap Bukit Lawang dan Tangkahan dalam mendorong pengembangan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya