Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mengeluarkan laporan aktivitas Gunung Merapi pada 6-12 November 2020. Kepala BPPTKG, Hanik Humaida menyampaikan, guguran teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan dengan jarak luncur maksimal sejauh 3 km di sektor barat ke arah hulu Kali Sat pada tanggal 8 November pukul 12.57 WIB.
"Kegempaan Gunung Merapi dalam minggu ini tercatat 244 kali gempa vulkanik dangkal (VTB), 2.189 kali gempa Fase Banyak (MP), 9 kali gempa Low Frekuensi (LF), 385 kali gempa Guguran (RF), 403 kali gempa Hembusan (DG), dan 6 kali gempa Tektonik (TT)," papar Hanik Humaida, Jumat (13/11).
Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu lalu. Analisis morfologi area kawah berdasarkan foto dari sektor tenggara tanggal 11 November 2020 tidak menunjukkan adanya perubahan morfologi kubah.
"Perhitungan Volume kubah lava berdasarkan pengukuran menggunakan foto udara dengan drone pada tanggal 3 November 2020 sebesar 200.000 m kubik," jelas dia, Jumat (13/11).
Deformasi Jarak tunjam EDM di sektor barat laut dari titik tetap BAB ke reflektor RB1 berkisar pada jarak 4.042,361 m hingga 4.043,057 m. Dan dari BAB ke reflektor RBZ pada kisaran 3.856,911 m hingga 3.857,681 m. Baseline GPS Klatakan Plawangan berkisar pada 6.164,05 m hingga 6.164,07 m. Deformasi G. Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM pada minggu ini menunjukkan adanya laju pemendekan jarak sebesar 10 cm/hari.
Cuaca di sekitar Gunung Merapi umumnya cerah pada pagi hari, sedangkan siang hingga malam hari berkabut. Asap berwarna putih, ketebalan tipis hingga tebal dengan tekanan lemah. Tinggi asap maksimum 250 m teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Selo pada tanggal 8 November 2020 jam 14.50 WIB. Hujan dan Lahar Pada minggu ini terjadi hujan di Pos Pengamatan Gunung
Merapi dengan intensitas curah hujan tertinggi sebesar 34 mm/jam selama 35 menit di Pos Ngepos pada tanggal 11 November 2020. Tidak dilaporkan terjadi lahar maupun penambahana liran di sungai sungai yang berhulu di G. Merapi.
Berdasarkan hasii pengamatan visual dan instrumental, BPPTKG menyimpulkan, terdapat peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Merapi sehingga status aktivitas ditetapkan dalam tingkat aktivitas Siaga.
"Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava, lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dan awan panas sejauh maksimal 5 km," terang dia.
baca juga: Pengungsi Gunung Merapi di Klaten Meningkat
Dengan tingkat aktivitas Siaga, para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana G. Merapi direkomendasikan mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan G. Merapi yang bisa terjadi setiap saat.
"Penambangan di alur sungai sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan. Pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB lII Gunung Merapi termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi," terangnya.
Masyarakat diminta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
"Jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan, status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," pungkas dia. (OL-3)
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Jarak luncur ke-8 kali awan panas guguran itu maksimum 1.500 meter dari puncak dan mengarah ke barat daya atau mengarah ke hulu Kali Krasak, Bebeng dan Sat/Putih.
BPPTKG Yogyakarta melihat adanya sedikit perubahan morfologi pada kubah barat daya Gunung Merapi, akibat perubahan volume kubah dan aktivitas guguran lava.
BPPTKG Yogyakarta menyatakan luncuran awan panas guguran maupun lava Gunung Merapi, masih dalam jarak aman dari permukiman maupun destinasi wisata di lereng gunung itu.
BADAN Geologi ESDM menyebut dari sekitar 500 gunung api di Indonesia, pertengahan Desember ini sebanyak 3 gunung berstatus siaga, 24 waspada, dan total 127 gunung api berstatus aktif.
"Jadi memang wajar (terjadi guguran) ketika musim hujan di bulan November, Desember (2025), kemudian puncaknya nanti Januari, Februari (2026) itu intensitas guguran akan sedikit meningkat,"
SETELAH mendapatkan dua alat bukti yang cukup kuat, Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta akhirnya menahan Dukuh Candirejo, Kalurahan Tegaltirto, Berbah, Sleman, berinisial SAR.
Secara rata-rata usia harapan hidup di Sleman baik laki-laki maupun perempuan mencapai 75,26 tahun.
MENTERI Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengapresiasi Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta, khususnya Pemkab Sleman, karena telah berhasil 100% membentuk Koperasi Merah Putih
Siti Fatimah, pengusaha wanita asal Sleman, sukses membangun usaha kuliner lokal berbasis daun kelor bernama Pawon Teges. Berkat inovasi dan dukungan KUR BRI.
Usai penyerahan LHP, Harda berterima kasih kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Sleman yang telah bekerja dengan cepat dan baik.
Jika dilihat dari kelompok umur, belanja wisatawan nusantara yang berkunjung di wilayah Kabupaten Sleman, tertinggi oleh kelompok umur 55-64 tahun dengan rata-rata belanja Rp1.606.900.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved