Selasa 10 November 2020, 02:00 WIB

Babak Baru setelah Sertifikat di Tangan

(HM/PO/YK/AS/N-3) | Nusantara
Babak Baru setelah Sertifikat di Tangan

DOK PEMPROV SULAWESI TENGGARA
SERAHKAN SERTIFIKAT TANAH: Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi (kiri) menyerahkan secara simbolis sertifi kat tanah kepada perwakilan warga

 

SENIN, 9 November, menjadi hari yang bersejarah bagi ribuan warga Sulawesi Tenggara. Kemarin, mereka bisa memulai menatap kehidupan baru setelah negara menyerahkan sertifikat hak milik atas tanah mereka.

"Kami menyerahkan sertifikat untuk sekitar 15 ribu bidang tanah bagi masyarakat di 17 kabupaten dan kota. Dengan penerbitan sertifikat hak atas tanah ini, kami berharap dapat meminimalkan sengketa dan konflik," tutur Gubernur Ali Mazi.

Sertifikat, lanjut dia, juga memberikan kepastian hukum dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Warga bisa memperoleh modal usaha dengan agunan sertifikat yang telah diterbitkan."

Penyerahan sertifikat merupakan kebijakan Presiden Joko Widodo yang meluncurkan program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL). "Terima kasih Pak Jokowi. Kami berkomitmen akan selalu mendukung dan menyukseskan program pemerintah pusat di Sulawesi Tenggara," tambah Ali Mazi.

Di provinsi ini, Badan Pertanahan Nasional telah menerbitkan ratusan ribu sertifikat. Pada 2017 sebanyak 79.545 bidang, 2018 sejumlah 55.414 bidang, dan 2019 mencapai 87.269 bidang. "Tahun ini, pengukuran sudah dituntaskan untuk 61.765 bidang, dan penerbitan sertifikat mencapai 23.533 bidang," tambah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sulawesi Tenggara M Ridwan Badallah.

Kemarin, kegiatan yang sama juga digelar di Musi Banyuasin, Sumatra Selatan; Nusa Tenggara Timur; Tuban, Jawa Timur; dan Blora, Jawa Tengah. Bupati Tuban Fathul Huda mewanti-wanti warganya untuk memanfaatkan secara bijak sertifikat lahan di tangan mereka.

"Saat sertifikat harus diagunkan ke bank, dananya harus dipakai sebagai modal usaha. Jangan pernah berpikir untuk menggunakannya menutupi kebutuhan konsumtif," tegasnya saat menyerahkan sertifikat di Desa Pucangan, Kecamatan Palang. (HM/PO/YK/AS/N-3)

Baca Juga

MI/Djoko Sardjono

Kasus Covid-19 di Klaten Naik, Masyarakat Diminta Disiplin Prokes

👤Djoko Sardjono 🕔Kamis 21 Januari 2021, 07:06 WIB
Sebanyak 3.364 orang sembuh, 223 meninggal dunia, dan 467 dalam perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri dengan pengawasan tim...
MI/Gabriel Langga

Pemkab Sikka Tetapkan Darurat Bencana

👤Gabriel Langga 🕔Kamis 21 Januari 2021, 06:51 WIB
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Sikka meminta Kadis Pertanian dan jajarannya untuk secepatnya melakukan pendataan terhadap lahan sawah...
 ANTARA FOTO/Adwit B Pramono

Listrik Kembali Nyala di Manado Setelah Empat Hari Padam

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 21 Januari 2021, 06:41 WIB
PLN Sulawesi Utara melakukan pemadaman selama empat hari akibat banjir dan longsor di Manado. Listrik baru menyala 19 Januari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya