Senin 09 November 2020, 06:27 WIB

Sri Muslimatun Ajak Warga Lereng Merapi Ikut Anjuran Pemerintah

Agus Utantoro | Nusantara
Sri Muslimatun Ajak Warga Lereng Merapi Ikut Anjuran Pemerintah

ANTARA/ANIS EFIZUDIN
Relawan mengevakuasi warga yang sakit menuju lokasi pengungsian di kawasan lereng Gunung Merapi Desa Keningar, Dukun, Magelang, Jawa Tengah

 

SEIRING dengan keputusan pemerintah untuk mengungsikan warga Kalitengah Lor, Desa Glagaharjo, Cangkringan terutama kelompok rentan ke barak pengungsian. Calon Bupati Sleman yang diusung Partai NasDem, Sri Muslimatun berharap warga mengikuti anjuran tersebut.Pengungsian ini, katanya, bertujuan agar kelompok rentan aman dan terlindungi dari bahaya Gunung Merapi.

"Tahun-tahun lalu, warga juga pernah mengalami hal yang sama. Ya memang harus seperti ini. Jadi warga diharapkan mengkuti anjuran pemerintah," kata Sri Muslimatun, Minggu (8/11).

Wakil Bupati Sleman yang sedang cuti karena pilkada ini pada Sabtu lalu memantau langsung proses evakuasi dari Kalitengah Lor ke Barak Glagaharjo. Evakuasi warga Kalitengah Lor ini dilakukan menyusul meningkatnya status Gunung Merapi dari level II (waspada) ke level III (siaga).

"Warga dikondisikan agar tidak panik. Ketika diminta mengungsi ya harus mengungsi, terutama yang masuk kelompok rentan itu," kata Muslimatun.

Muslimatun yang juga mengingatkan agar warga mengikuti kebijakan pemerintah. Termasuk penanganan kebencanaan yang menerapkan protokol kesehatan. Meski statusnya sebagai warga biasa karena menjadi Calon Bupati Sleman, Muslimatun tetap menaruh perhatian terkait penanganan kebencanaan. Ia memilih terjun ke lapangan untuk ikut menenangkan warga.

"Saya sangat perhatian sekali dengan masalah bencana ini. Selama menjadi wakil bupati saya memang mengurusi masalah kesejahteraan masyarakat termasuk penanganan kebencanaan," kata Muslimatun.

Sri Muslimatun, pada kesempatan itu menyempatkan berberdialog dengan sejumlah warga lanjut usia (lansia) yang mengungsi. Salah satunya kepada Narto Sihono, 70. Warga Kalitengah Lor ini harus mengungsi ke barak pengungsian bersama istrinya setelah diminta oleh kepala dukuh. Segala sesuatunya pun disiapkan untuk dibawa ke lokasi pengungsian.

"Saya sudah siap lahir dan batin. Saya masih punya satu sapi perah di kandang. Mungkin besok dibawa ke kandang darurat. Semua surat-surat penting sudah dibawa di dalam tas," ujarnya.

baca juga: Jaga Pengungsi Merapi dari Penularan Covid-19

Sementara Dukuh Kalitengah Lor Suwondo mengatakan surat perintah untuk melakukan evakuasi warga Kalitengah Lor baru turun Sabtu (7/11) siang. Pihaknya pun mengumpulkan warga dari kelompok rentan di sejumlah titik penjemputan untuk dievakuasi ke Barak Pengungsian di Kalurahan Glagaharjo.

"Sebagian warga ada yang sudah diantar oleh keluarganya ke barak. Total kelompok rentan yang diungsikan ada sekitar 130 warga kelompok rentan dan 70 pendamping. Untuk ternak ada sekitar 300 lebih yang akan diungsikan," katanya. (OL-3)
 

Baca Juga

DOK Pribadi.

Tumbuhkan Gotong Royong, Tani Center IPB Gandeng PC NU Klaten

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 22:17 WIB
Tani Center IPB University, dengan berbekal kebanggaan terhadap kebinekaan bangsa serta pengetahuan tentang pertanian ekologis, berkomitmen...
MGN/ Triawati Prihatsari

Kapolda Jateng: Ledakan di Asrama Polisi Akibat Kelalaian Anggota

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 25 September 2022, 22:15 WIB
"Artinya saya pastikan bahwa ledakan di wilayah kita di daerah Sukoharjo, tidak ada unsur teror," ujar Kapolda...
Antara

Warga Evakuasi Polisi Korban Ledakan ke RS Moewardi Surakarta

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 25 September 2022, 21:45 WIB
Adapun ledakan kencang itu memakan satu korban, yakni Bripka Dirgantara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya