Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan penanaman 2.200 anakan pohon dalam program PLN Peduli di dua desa di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, selama satu pekan terakhir.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT Agustinus Jatmiko mengatakan aksi penanaman pohon tersebut sebagai bentuk kepedulian PLN untuk medorong pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).
Penanaman pertama, Jumat (23/10) di Desa Nitneo sebanyak 200 pohon dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTT yang terdiri dari anakan Trembesi, Tabebuya, Sakura Sumba, dan Flamboyan.
Baca juga: Pertamina Komitmen Edukasi Pelanggannya
Sedangkan penanaman kedua, Selasa (27/10) di Desa Mata Air dalam momen hari listrik nasional sebanyak 2.000 anakan Lamtoro dan Kaliandra untuk mendukung energi baru terbarukan (EBT) dalam program co-firing Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bolok bekerja sama dengan Universitas Nusa Cendana (Undana).
"PLN hadir di tengah-tengah masyarakat NTT dan kami berharap dapat memberikan kontribusi positif. Nusa Tenggara Timur memiliki EBT yang luar biasa. Di Flores tersedia energi panas bumi, di Ulumbu dan Matalako yang akan dikembangkan untuk menambah EBT di Flores. Sedangkan di Sumba terdapat potensi energi matahari yang sangat bagus, bahkan seluruh wilayah NTT. Di daerah lain, PLTS hanya beroperasi selama 4-5 jam, tetapi di NTT, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) bisa dimanfaatkan 8-9 jam," kata Jatmiko lewat keterangan tertulis, Kamis (29/10).
Pada kesempatan penanaman anakan pohon di Desa Mata Air, Gubernur NTT Viktor Laiskodat mengajak PLN untuk melupakan fosil dan mulai memanfaatkan EBT.
"Saya memberikan apresiasi kepada Undana dan PLN dalam mengembangkan EBT yang menjadi energi masa depan. Presiden telah mencanangkan EBT 24% pada 2024. Saat ini, bauran EBT secara nasional baru antara 10-12%," ujarnya.
Oleh karena itu, tambah Viktor, pengembangan EBT menjadi mutlak dalam menyikapi kebutuhan energi.
Menurut Viktor, NTT akan menjadi EBT terbesar di dunia. Selain energi matahari terbesar di Sumba, Timor, dan Sabu, di seluruh NTT, angin juga merupakan salah satu potensi EBT.
"Saat ini sudah bergeser paradigmanya siapa memegang EBT memegang dunia. Potensi EBT NTT selain biomasa juga tersedia energi angin dan matahari. Pada kesempatan ini, saya mengucapkan Selamat Hari Listrik Nasional ke-75, terus semangat menerangi nusantara," ucap Victor. (OL-1)
Bahlil menyampaikan bahwa pelayanan sektor energi di wilayah terdampak bencana terus diperbaiki, termasuk pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG.
Promo hanya dapat dimanfaatkan oleh pelanggan yang telah terdaftar sebelum 1 Januari 2026.
PEMERINTAH resmi menunda kenaikan tarif listrik untuk semua golongan pelanggan nonsubsidi pada Triwulan I (Januari-Maret) 2026.
DIREKTUR Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa seluruh gardu induk di Aceh kini sudah bertegangan.
Cahaya baru di rumah Arobi menghidupkan warga Fakfak. Arobi Namudat (66) tinggal di rumah kayu sederhana di Fakfak, Papua Barat.
Upaya penyaluran bantuan bagi korban bencana alam dinilai menjadi kebutuhan mendesak di tengah proses pemulihan masyarakat terdampak di sejumlah wilayah Sumatra dan Aceh.
Sepanjang tahun 2025, NBRI mencatat sejumlah capaian strategis, antara lain penguatan kapasitas SDM nasional melalui program pelatihan, Battery School, dan industrial training.
KOMISI XII DPR meminta pemerintah memastikan bahwa rencana pembangunan 50 pembangkit listrik berbasis sampah tidak berujung mangkrak karena persoalan biaya.
Rancangan pembangunan jaringan interkoneksi antarpulau telah ditetapkan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034.
Pemerintah terus memperkuat arah kebijakan energi nasional dengan mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Langkah ini untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
SURVEI ARCI menyatakan sebanyak 75,5 persen warga Jawa Timur menyatakan puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran di bidang energi.
UPAYA pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) di Indonesia, termasuk di Kalimantan Selatan (Kalsel), terhabat karena ketergantungan energi fosil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved