Selasa 27 Oktober 2020, 04:05 WIB

Masyarakat Diimbau Liburan di Rumah Saja

Dwi Apriani | Nusantara
Masyarakat Diimbau Liburan di Rumah Saja

Dwi Apriani
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Sumsel dr Iche Andriani Liberty.

 

MESKI pemerintah menetapkan libur cuti bersama pada 28-30 Oktober, masyarakat diimbau sebaiknya menikmati waktu libur di rumah saja, terutama bagi kelompok berisiko tinggi atau rentan. Namun, masyarakat yang tidak bisa lagi membendung hasrat ingin berwisata atau pulang kampung sebaiknya memperhatikan dua hal penting. Pertama, kondisi fisik harus benar-benar dipastikan sehat. Kedua, hindari berlibur di kawasan zona merah.

Pendapat tersebut disampaikan ahli epidemiologi Sumatra Selatan (Sumsel), Iche Andriany Liberty, kemarin.

"Masyarakat yang akan berwisata wajib terapkan protokol kesehatan ketat. Ketersediaan fasilitas cuci tangan pun harus ada di tempat wisata, kawasan rest area, atau SPBU," tambahnya.

Hal senada disampaikan Gubernur Sumsel Herman Deru. Menurutnya, waktu libur jangan diartikan sebagai bebas sehingga mengabaikan protokol kesehatan di masa pandemi. "Manfaatkan waktu libur untuk hal produktif," tambahnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, bersama Polresta dan jajaran TNI setempat membentuk empat posko di perbatasan Banyumas untuk mengantisipasi munculnya klaster liburan panjang. Bahkan, di empat titik tersebut bakal dilaksanakan tes cepat dan tes usap secara acak.

"Memang jumlahnya tidak banyak, tetapi setidaknya kita tahu bahwa mereka yang masuk ke Banyumas tidak mambawa virus," ujar Bupati Banyumas Achmad Husein.

Kapolresta Banyumas Kombes Whisnu Caraka menambahkan, empat titik yang menjadi posko tersebut memang sebagai lokasi pemeriksaan kendaraan yang lewat.

 

Maksimum 50%

Untuk mencegah lonjakan penyebaran covid-19 saat cuti bersama dan libur panjang, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, segera membuat imbuan protokol kesehatan.

"Harus ada pembatasan jumlah wisatawan ke setiap objek wisata. Maksimal 50% dari kapasitas," jelas Penjabat Sementara Bupati Cianjur, Dudi Sudrajat Abdurachmin.

Seperti halnya Banyumas, lajutnya, Pemkab Cianjur juga akan mengoptimalkan check point di titik-titik perbatasan. Pemkab Cianjur akan menempatkan personel gabungan dibantu Polri, TNI, serta Satpol PP.

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, menjelaskan di Kabupaten Cianjur ada tiga titik rawan pintu masuk utama wisatawan ke Cianjur dari luar daerah. Lokasinya berada di Puncak yang berbatasan dengan Bogor, Gekbrong yang berbatasan dengan Sukabumi, dan Haurwangi yang berbatasan dengan Bandung.

"Di tiga titik utama pintu masuk ke Cianjur, mungkin akan dilakukan screening berupa tes cepat ataupun tes usap. Baik masyarakat maupun wisatawan tetap mematuhi protokol kesehatan," imbuhnya.

Sementara itu, Pasar Beringharjo, Yogyakarta, juga akan memperketat penerapan protokol kesehatan saat libur panjang di akhir Oktober.

"Kami memastikan alur dan arah berjalan konsumen agar tidak berpapasan. Pengunjung yang datang ke Pasar Beringharjo Yogyakarta juga akan ditempel stiker saat masuk," ujar Kepala Bidang Pengembangan Penataan dan Pendapatan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta, Gunawan Nugroho Utomo, Minggu (25/10). (LD/AU/BB/X-7)

Baca Juga

MI/Agus Utantoro

Dua Kekuatan Pemulihan Ekonomi DIY Lewat Pariwisata dan Pendidikan

👤Agus Utantoro 🕔Jumat 04 Desember 2020, 06:55 WIB
Pemulihan perekonomian di Daerah Istimewa Yogyakarta akibat pandemi covid-19 akan bertumpu pada dua kekuatan. Yakni pariwisata dan...
MI/Gabriel Langga

Pertamina Maumere Pastikan Suplai BBM Aman Jelang Nataru

👤Gabriel Langga 🕔Jumat 04 Desember 2020, 06:54 WIB
Stok BBM di terminal BBM Maumere akan disalurkan ke wilayah Nusa Tenggara Timur II yang meliputi Larantuka, Kalabahi, Atapupu, Waingapu,...
MI/Djoko Sardjono

Pilkada, Polres Klaten Terjunkan 638 Personel Pengamanan TPS

👤Djoko Sardjono 🕔Jumat 04 Desember 2020, 06:41 WIB
Sebanyak 638 personel Polres Klaten, Jawa Tengah, akan diterjunkan untuk pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) pemilihan bupati dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya