Sabtu 24 Oktober 2020, 06:30 WIB

Jateng Bangun Ratusan Unit Rumah Tahan Gempa Ruspin di 15 Kabupate

MI | Nusantara
Jateng Bangun Ratusan Unit Rumah Tahan Gempa Ruspin di 15 Kabupate

MI
Sebuah rumah tahan gempa atau yang disebut Ruspin sedang dibangun di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

 

SEBANYAK 250 unit rumah tahan gempa dibangun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pada 2020. Bangunan yang disebut Rumah Sistem Panel Instan (Ruspin) merupakan hunian tahan gempa, sehingga bisa meminimalkan kerawanan yang diakibatkan bencana alam.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko, mengatakan Ruspin didesain sebagai bangunan yang tahan gempa hingga kekuatan 9 skala Richter (SR).

“Ruspin memang didesain tahan gempa. Bahkan hingga skala (SR) 9 masih kuat,” kata Arief ditemui di ruang kerjanya di Jalan Madukoro, Kota Semarang, kemarin.

Dia menjelaskan, bangunan Ruspin memiliki konstruksi sederhana yakni hanya dengan dirakit dan memiliki nilai rigid yang sangat kuat atau kakunya yang bagus. Hal ini berdasarkan pada teknologi Puslitbangkim yang menyatakan bangun an Ruspin bisa tahan gempa berkekuatan 9 SR.

Dia mengatakan program ini merupakan salah satu program Pemprov untuk mengurangi backlog rumah di Jateng. Backlog merupakan selisih antara jumlah kebutuhan hunian dengan jumlah ketersediaan hunian yang ada.

Program ini diarahkan pada dua hal. Pertama, untuk memenuhi kebutuhan rumah. Kedua, untuk memanfaatkan teknologi Ruspin untuk kawasan bencana. Secara teknis, Ruspin ini merupakan produk Puslitbangkim Pekerjaan Umum yang baru saja diluncurkan.

Pihaknya memilih Ruspin karena memiliki kepraktisan dan bisa dilakukan masyarakat secara umum. “Program ini baru saja di-launching di Jawa Tengah tahun ini,” ujarnya.

Arief menuturkan program Ruspin ini di Jateng diperuntukkan bagi warga miskin, karena pihaknya ingin memenuhi kebutuhan rumah untuk warga miskin. Secara teknis, rumah ini mudah dikerjakan sehingga tidak membutuhkan peralatan rumit, hanya alat sederhana, serta masyarakat miskin bisa mengerjakannya secara gotong-royong.

Disperakim memilih dua pengerjaan Ruspin. Yaitu Ruspin untuk daerah rawan bencana, dan Ruspin untuk warga miskin yang kekurangan rumah (backlog). Untuk pengerjaan Ruspin di daerah rawan bencana baru dilakukan di Kabupaten Purworejo dengan jumlah 11 unit rumah. Saat ini, untuk pengerjaan di daerah rawan bencana Purworejo sebagian sudah berdiri, tetapi ada yang dalam proses pengerjaan.

Sedangkan Ruspin mandiri untuk warga miskin dibangun di 15 kabupaten, yaitu Purworejo, Wonosobo, Banjarnegara, Pemalang, Brebes, Blora, Rembang, Klaten, Sragen, Temanggung, Demak, Pati, Jepara, Kebumen, dan Grobogan.

Pihaknya sebelumnya sudah memberikan pelatihan cara mendirikan rumah tahan gempa kepada penerima manfaat. Dia membeberkan
teknologi Ruspin ini terdiri atas dua komponen yaitu komponen pembentuk kolom dan komponen penguat tegakan alur.

Saat dirakit bisa memakan waktu tiga hari dengan tiga orang tukang untuk bagian struktur bangunan. Kemudian baru dilakukan pembangunan lanjutan berupa atap, dinding, dan lantai.

“Secara keseluruhan membutuhkan waktu tiga sampai empat minggu saja,” jelasnya.

Arief juga menambahkan untuk pengerjaan, pihaknya terus melakukan pendampingan supaya kualitasnya tetap terjaga. Termasuk untuk bangunan Ruspin di titik bencana. Pihaknya berharap ke depan, Ruspin tidak hanya dibangun pemerintah provinsi tapi juga komunitas di masyarakat yang peduli dengan masalah rumah. (AKR/S2-25)

Baca Juga

ANTARA/Humas Polres Sigi

Tim Satgas Tinombala Kejar Teroris dari Sigi, Parimo, sampai Poso

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 01 Desember 2020, 03:55 WIB
Seperti diketahui, sebanyak 49 keluarga memilih untuk mengungsi akibat perbuatan keji yang diduga dilakukan Ali Kalora...
MI/Ramdani

Taufiq-Supriadi Jaga Kotim dari Narkoba

👤MI 🕔Selasa 01 Desember 2020, 01:20 WIB
NARKOBA menjadi keprihatinan tersendiri bagi Tauqik...
ANTARA

Aktivitas Merapi semakin Meningkat

👤Ardi Teristi 🕔Selasa 01 Desember 2020, 01:00 WIB
ERUPSI Gunung Merapi sudah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya