Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah pandemi, Lestari Moerdijat tidak berhenti menyuntikkan semangat kepada anak-anak bangsa. Kemarin, Wakil Ketua MPR RI itu memompa motivasi generasi muda untuk siap menghadapi berbagai perubahan.
Perubahan ialah keniscayaan. Karena itu, setiap generasi muda harus mampu beradaptasi menghadapi berbagai perubahan yang terjadi.
“Jangan pernah berhenti menjadi seorang pembelajar. Karena dengan belajar, kita akan selalu bisa mendapat jawaban atas masalah yang terjadi dan dihadapi,” ungkapnya dalam diskusi virtual bertema Disrupsi dan pandemi yang diikuti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bandung, di Hotel Papandayan, Bandung, kemarin.
Diskusi yang dimoderatori tenaga ahli Wakil Ketua MPR RI, Luthfi Assyaukanie, itu juga diikuti Menteri Perdagangan 2016-2019 Enggartiasto Lukita, anggota DPR RI Willy Aditya dan Muhammad Farhan, Direktur Digital Bisnis PT Telkom Indonesia M Fajrin Rasyid, serta CEO Media Group Mirdal Akib sebagai narasumber.
Lebih jauh Lestari menyatakan untuk beradaptasi, bangsa Indonesia sudah memiliki modal dasar berupa empat konsensus kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya ialah solidaritas, gotong royong, kedermawanan, dan persatuan bangsa, bisa menjadi jawaban atas berbagai perubahan.
“Harus ada niat dari setiap anak bangsa untuk mewujudkannya. Kita harus mengubah narasi kebangsaan menjadi perintah bagi diri sendiri untuk mewujudkan NKRI yang adil dan makmur sebagai tujuan bersama,” tandas kader Partai NasDem itu.
Sementara itu, Enggartiasto Lukita menegaskan jawaban dari dampak perubahan ialah menjadikan pluralisme atau keberagaman menjadi sebuah kekuatan. “Generasi muda jangan hanya mencari kekurangan orang lain. Mereka harus bisa mencari peluang atas kekurangan.”
Fajrin Rasyid sepakat bahwa menghadapi perubahan dibutuhkan SDM yang mengedepankan fleksibilitas pola pikir dan perilaku. “Perubahan yang cepat membutuhkan perubahan mindset agar bisa cepat beradaptasi.” (BY/N-2)
Seluruh inisiatif lembaga sepanjang satu tahun terakhir telah diselaraskan dengan 17 Program Prioritas Nasional.
Sebanyak 3.500 penonton tumplek di empat titik penyelenggaraan Soundrenaline “Sana Sini di Makassar”
Orangtua perlu memiliki informasi yang cukup dan memadai ketika ingin membagikan edukasi pada anak untuk menyikapi atau merespons kondisi-kondisi sosial politik yang sedang terjadi.
Dompet Dhuafa akan menggelar Sarasehan Tokoh Bangsa bertema “Merajut Kebersamaan, Mewujudkan Merdeka dari Kemiskinan”.
MK menolak lima gugatan yang diajukan sejumlah pemohon berkaitan dengan pengujian formil dan materiil UU TNI
selama ini lebih dari 50% lembaga di Indonesia sudah memberikan layanan menggunakan UU TPKS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved